Setelah sebagian pernyataan ” menyejukkan ” dari Korut ataupun AS, tensi kemelut pada ke-2 negara sedikit mereda. Dampak itu memberi akibat yang cukup baik untuk penguatan mata uang dolar AS.
Kelak malam juga akan muncul berita ekonomi pembacaan laporan meeting The Fed pada bulan Juli. Bila tanda mengenai kenaikan suku bunga AS terang kapan saat dinaikkannya, jadi juga akan jadi euforia investor untuk investasi ke instrumen perdagangan US dollar. Terkecuali data meeting The Fed, pada akhir minggu ini, ada data yang cukup perlu yang juga akan membawa dolar masih bergejolak, data itu yakni Unemployment Claims.
Data Unemployment Claims bulan sebelumnya dilaunching pada angka 244K, serta beberapa ekonom memperkirakan perbaikan jadi 240K. Bila rilis data pada keesokan hari sesuai sama harapan atau bahkan tambah baik, jadi juga akan jadi trigger untuk penguatan dolar AS.
Di samping data-data itu diatas, keadaan perdagangan indeks dolar AS dengan teknikal terproyeksi harga tengah alami koreksi sesudah pullback dari dukungan momentum MN level 93.10-92.44. Indeks dolar AS punya potensi menguat menuju kisaran harga 94.58, dampak penguatan indeks dolar AS juga akan berlangsung pelemahan emas. Tersebut projectsi indeks dolar AS.
Sedang dengan teknikal, gerakan harga emas sekarang ini ada pada ruang transisi di mana harga juga akan meneruskan penguatan, atau berlangsung perubahan arah yang cukup penting. Waktu penjelasan ini di buat, harga tengah diperjualbelikan pada kisaran level harga 1270.600. Batas ruang transisi ada pada kisaran level harga 1268-1266.
Bila level itu bertahan dari gempuran penguatan dolar AS, jadi juga akan jadi tanda kalau harga juga akan break up resistance weekly yang ada di kisaran harga 1305. Bila level itu jebol serta harga bertahan dibawah level transisi, jadi pelemahan dolar juga akan menuju kisaran level 1251. Tersebut disini gambar projectsi pergerakan emas.






