Index dollar AS DXY meneruskan penurunan ke posisi 89.96 pada perdagangan sesion New York 30/12, makin terperosok ke rekor paling rendahnya dalam lebih dari 2 tahun paling akhir.
Kepercayaan diri pada potensial pemulihan global lagi mengangkat status mata uang-mata uang mayor lain versi greenback, terutamanya dollar Australia, dollar New Zealand, dan pound Inggris.
AUD/USD bahkan juga telah meluncur seputar 1 % ke range 0.7680-an, posisi paling tingginya semenjak April 2018.
Beberapa berita jelek menghias mass media ini hari berkaitan stimulus pajak AS, posisi wabah COVID-19 dan program vaksinasi. Gagasan tambahan dana kontribusi langsung tunai sebesar USD2000 untuk warga AS ketahan di Senat AS.
Pimpinan Senat AS, Mitch McConnell, memblok voting yang sedianya akan diadakan ini hari mengenai gagasan tambahan dana itu.
Keadaan ini mengulang-ulang kembali pemecahan di antara House of Representatives dan Senat AS yang sempat menyebar pada pengkajian stimulus awalnya.
Saat itu, pemerintahan Inggris memilih untuk perpanjang lockdown untuk mengatasi penebaran strain virus COVID-19 baru yang menyebar bisa lebih cepat.
Presiden AS dipilih Joe Biden memeringatkan jika vaksinasi untuk sejumlah besar masyarakat Amerika Serikat akan memerlukan waktu sekian tahun.
Lepas dari itu, investor masih percaya Konferensi AS akan menetapkan dana kontribusi langsung tunai tambahan. Aktor pasar yakin usaha vaksinasi akan meniti perbaikan perekonomian global awal tahun depan.
Bermacam kepercayaan ini kurangi ketertarikan pada dollar AS yang berwatakistik safe haven. Apa lagi Federasi Reserve sudah mengatakan akan menjaga suku bunga AS pada posisi hampir 0 sampai sekian tahun kedepan.
Naeem Aslam, kepala riset pasar Avatrade, mengutarakan dalam catatan yang diambil oleh Reuters, Kemunduran belakangan ini tidak begitu penting untuk investor, sebab mereka senang atas informasi jika masih banyak suport pajak untuk ekonomi AS.
Riset memprediksi dollar AS mempunyai potensi menurun selanjutnya di tahun 2021, sebab Biden peluang menggerakkan supaya Konferensi menandatangani semakin banyak program stimulus buat menyokong ekonomi.
Presiden dipilih dari partai Demokrat itu awalnya sudah janjikan kontribusi pengendalian wabah yang lebih fokus pada warga dan usaha kecil dibanding korporat.






