Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental Dollar Naik, Pengumuman The Fed Sesuai Target

Dollar Naik, Pengumuman The Fed Sesuai Target

534
0

Federal Reserve AS mengadakan pertemuan kebijakan moneter tapi tidak mendapatkan perhatian dari investor , Powell memperjelas dalam pengakuannya jika rencana kerja akan berubah ke target inflasi.

Prediksi baru memperlihatkan jika FOMC menginginkan PDB menguat sebesar 3,7%

Dollar naik sedikit memasuki penutupan sesi perdagangan, tapi tidak ada perubahan penting secara keseluruhan.

Federal Reserve AS membuat tatap muka kebijakan moneter tapi tidak bisa membuat investor berkesan. Powell memperjelas dalam pengakuannya jika rangka kerja paling baru berubah ke sasaran inflasi rerata.

Pergerakan yang sebelumnya sangat saat ini kian lamban dari prediksi awal akan mencapai 6,5% di tahun 2020 dengan melihat pengangguran mencapai 7,6% pada akhir tahun, dibandingkan sebelumnya sebesar 9,3% dari prediksi bulan Juni.

Tahun ini suku bunga Fed tidak berubah dan bahkan akan berlanjutnya tahun yang akan datang, sementara untuk inflasi dikoreksi mengalami penurunan untuk tahun ini bergerak sebesar 1,0% dari sebelumnya sebesar 1,5%.

Pembuat kebijakan AS masih akan menyesuaikan kebijakan moneter dengan keperluan untuk merekomendasikan mereka tetap interval saat ini.

Dollar Naik Disesi Akhir

Memasuki penghujung hari Dollar justru bergerak naik, tapi tidak ada perubahan penting secara menyeluruh, hanya EUR/USD yang memiliki data menurun di bawah posisi 1,1800.

Pasangan GBP/USD naik ke posisi 1,3000 serta mengakhiri hari di posisi 1,2960 ditengah-tengah laporan Inggris yang menawarkan izin sementara dalam perbincangan perdagangan dengan UE, salah satunya permasalahan penting yang menghambat negosiasi dalam beberapa waktu dekat ini.

Pound bulls meremehkan Fed. Konsentrasi saat ini berubah ke informasi kebijakan moneter BoE Kamis pagi.

Yoshihide Suga sudah melakukan konfirmasi pada Parlemen Jepang untuk Perdana Menteri baru negara itu.

Ia diinginkan untuk ikuti jejak Abe, serta  akan membuat pasar lebih tenang. Pasangan USD/JPY turun di bawah garis 105,00 serta menjaga sikap bearishnya menuju pembukaan Asia.

Sedangkan untuk harga emas turun bersama The Fed, pada saat tidak ada rangsangan yang diinginkan dalam waktu yang dekat. Emas dalam perdagangan berada di 1.955 memasuki sesi akhir perdagangan.

Pergerakan harga minyak mentah kuat, mendapatkan suport di EIA yang memberikan laporan jika stock minyak mentah AS mengalami penurunan sebesar 4,4 juta barel pada minggu kemarin, pada prediksi peningkatan sebesar 1,3 juta. Disamping itu, Badai Sally memaksakan penutupan lebih dari 25%.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses