Dollar AS naik semakin tinggi pada perdagangan awal Eropa Selasa, di tengah-tengah perdagangan yang waspada dengan konsentrasi pada tatap muka Federal Reserve.
Pengakuan FOMC yang sejumlah besar tetap sama dan pertemuan jurnalis Jay Powell yang mengulang jika Fed mempunyai jalan panjang saat sebelum kurangi stimulan akan menahan dolar berjalan begitu jauh di depan, kata riset di ING, dalam catatan riset.
EUR/USD mengalami penurunan 0,1% jadi 1,1919, mempunyai potensi lanjut mengalami penurunan sampai $ 1.1900 an.
Dollar AS naik semakin tinggi pada perdagangan awal Eropa Selasa, di tengah-tengah perdagangan yang waspada dengan konsentrasi pada tatap muka Federal Reserve.
Index Dollar, yang mencari greenback pada enam mata uang yang lain, naik 0,1% pada 91,927. USD/JPY naik 0,1% pada 109,22, sesudah naik ke level paling tinggi 9 bulan di 109,36 di hari Senin dan mendekati tatap muka peraturan Bank of Japan mulai Kamis.
EUR/USD mengalami penurunan 0,1% jadi 1,1919, sementara GBP/USD mengalami penurunan 0,5% jadi 1,3831, mendekati tatap muka Bank of England di hari Kamis berkenaan gabungan dari bertambahnya harapan inflasi dan kepercayaan jika Bank of England akan menjaga peraturannya tetap sama pada pertemuannya. di hari Kamis.
AUD/USD yang peka pada resiko mengalami penurunan 0,3% jadi 0,7736. Konsentrasi khusus akan ada dalam Federasi Reserve minggu ini, karena akan mengawali tatap muka peraturan 2 hari pada Selasa malam.
Sementara bank sentra AS diprediksi tidak mengubah apa saja pada peraturan moneternya sekarang ini, apa yang disebutkan Ketua Jerome Powell mengenai peningkatan imbal hasil obligasi.
Jika perkembangan ekonomi dan peningkatan inflasi bisa menggerakkan kenaikan yang bisa lebih cepat. normalisasi peraturan moneter dari yang diinginkan.
Pengakuan FOMC yang sejumlah besar tetap sama dan pertemuan jurnalis Jay Powell yang mengulang jika Fed mempunyai jalan panjang saat sebelum kurangi stimulan akan menahan dolar berjalan begitu jauh di depan, kata riset di ING, dalam catatan riset.
Pasar menanti keputusan mengenai pengecualian rasio leverage tambahan, sebuah cara yang memungkinkannya beberapa bank besar untuk mengenali simpanan cadangan dan kepemilikan Treasury dari penghitungan rasio modal mereka. Ini akan usai pada bulan akhir ini.
Tidak berhasil memperpanjangnya bisa menjadi surprise besar, memukul Departemen Keuangan dan memukul ekuitas dengan penglihatan jika beberapa bank AS harus posisikan semakin banyak modal ekuitas, lebih ING.






