Dollar AS mengalami penurunan di hari Selasa pagi di Asia, jatuh ke tingkat paling rendah enam minggu karena investor menanti tanggapan prospektif Ketua Federasi Reserve AS Jerome Powell.
Ada beberapa resiko dan ekonomi AS jauh, jauh dari lapangan pekerjaan penuh, riset mata uang Commonwealth Bank of Australia Joe Capurso menjelaskan ke Reuters.
Pasangan GBP/USD meningkat tipis 0,15% jadi 1,4083, masih di atas angka 1,4, mempunyai potensi lanjut naik sampai $ 1,4100 an.
Dollar AS mengalami penurunan di hari Selasa pagi di Asia, jatuh ke tingkat paling rendah enam minggu karena investor menanti tanggapan prospektif Ketua Federasi Reserve AS Jerome Powell pada bertambahnya kecemasan inflasi.
Index Dolar AS yang mencari greenback pada mata uang khusus yang lain mengalami penurunan tipis 0,14% jadi 89,957. USDJPY mengalami penurunan tipis 0,11% jadi 104,94.
Yen, sekarang ini jadi mata uang khusus bekerja terjelek tahun 2021 karena sensitivitasnya pada pengurangan harga Treasury AS, konstan pada dolar.
Pasangan AUDUSD meningkat tipis 0,15% jadi 0,7926 sedang pasangan NZDUSD mengalami penurunan tipis 0,04% jadi 0,7325. Pasangan GBPUSD meningkat tipis 0,15% jadi 1,4083, masih di atas angka 1,4.
Pound, yang kuat nyaris 3% pada 2021 saat Inggris mengeluarkan program vaksin COVID-19 yang cepat dan sukses, yang pada gilirannya tingkatkan keyakinan pada perbaikan perekonomian Inggris.
Pada tempat lain di Eropa, euro ditata untuk menguji kembali kekebalan di seputar angka $ 1,2220 sesudah peningkatan kecil ke $ 1,2165.
Mata uang beresiko seperti AUD dan NZD naik ke tingkat paling tinggi pada hampir 3 tahun karena harga material seperti minyak, tembaga, kayu dan susu bubuk naik.
Keuntungan ini, bagaimana juga, sudah memacu kecemasan akan peningkatan inflasi global dan tindakan jual besar pada obligasi bertanggal panjang.
Powell, yang akan bersaksi di muka Konferensi, diinginkan memberi agunan jika Fed tidak menyikapi inflasi yang semakin tinggi dengan peningkatan suku bunga selekasnya.
Mempunyai potensi menentramkan pasar obligasi dan selanjutnya mempunyai potensi mengakibatkan dolar mengalami penurunan lebih jauh.
Saya berpikir ia akan mengulas segi negatifnya. Ada beberapa resiko dan ekonomi AS jauh, jauh dari lapangan pekerjaan penuh, riset mata uang Commonwealth Bank of Australia Joe Capurso menjelaskan ke Reuters.






