Index dollar AS DXY menurun seputar 0.3 % pada range 90.40-an di hari inaugurasi Presiden AS Joe Biden. Dollar AS terpeleset kembali versi mata uang-mata uang high risk seperti dollar Australia dan dollar New Zealand, walau condong kuat temporer pada euro.
Dollar AS Bearish Memulai Pemerintah Joe Biden
Sidang dengar opini Senat pada calon menkeu AS Janet Yellen menyaratkan arah peraturan ekonomi zaman Biden yang diwarnai dengan stimulan pajak besar dan suku bunga rendah.
Yellen menyarankan secara terbuka supaya anggota Senat memberikan dukungan penyeluncuran stimulan pajak tambahan yang semakin besar buat menggerakkan perbaikan perekonomian AS. Pasar menganggap selaku lampu hijau untuk menempatkan status short pada dollar AS kembali.
Meskipun pemerintah Biden kemungkinan tidak secara eksklusif inginkan dollar yang lebih kurang kuat, depresiasi dollar AS selanjutnya dapat berlangsung, kata Mark Haefele dari UBS Global Wealth Management.
Dia memandang dollar AS akan terbeban oleh peraturan Federasi Reserve yang dovish, stimulan pajak semakin banyak, dan usaha investor melepaskan beberapa aset AS yang terakumulasi sepanjang satu dasawarsa paling akhir.
Oleh karena itu, Kami memprediksi mata uang pro-siklikal seperti euro, dollar komoditas, dan pound Inggris akan diuntungkan.
Pasangan mata uang GBPUSD kembali meraih waktu paling tingginya semenjak Mei 2018 dalam perdagangan hari ini, sesaat AUDUSD dan NZDUSD cetak peningkatan harian lebih dari 0.7 %.
Pasangan mata uang EUR/USD menurun seputar 0.2 % ke range 1.2100 waktu masuk sesion New York, tapi sempat cetak peningkatan pada dua sesion awalnya.
Data dari US Commodity Futures Trading Commission CFTC untuk masa seminggu yang usai tanggal 12 Januari memperlihatkan jika hedge funds sudah menambahkan status short dollar AS ke rekor paling tinggi dalam hampir 3 tahun paling akhir.
Aktor pasar berlomba jual dollar kembali sesudah beberapa dealer terpenting sampaikan prediksi bearish mereka. Citigroup memprediksi pengurangan dollar AS sampai 20 % tahun ini, sesaat Morgan Stanley memproyeksikan pelemahan sampai 10 %.
Ini awalnya tahun yang susah untuk barisan forex G10, sebab perdagangan yang dicintai tidak memberi performa yang diharapkan, kata Stephen Innes, ahli taktik dari Axi.
Tetapi dengan Yellen menempatkan tapak jejak dovish yang memberikan keyakinan dan tegar di pasar dengan memberikan dukungan peraturan maksimal, itu seharusnya menggerakkan semakin banyak status short dollar AS dengan penglihatan jika peraturan moneter dan pajak mengatakan himne yang serupa.






