Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental Dolar Semakin Tertekan Karena Informasi The Fed April 2021

Dolar Semakin Tertekan Karena Informasi The Fed April 2021

475
0

Index dolar AS kembali tersuruk ke rekor paling rendah 2 bulan pada range 90.60 dalam awal perdagangan sesion Eropa ini hari 29/4/2021.

Saat itu, EUR/USD menjaga rekor paling tinggi 2 bulan yang sudah ditempati semenjak penutupan perdagangan tempo hari pada range 1.2125.

Keadaan ini terjadi karena informasi Federasi Reserve terkini yang kembali lagi bersuara dovish dan mempunyai potensi mendesak nilai ganti dolar AS dalam periode waktu semakin lama.

Sesuai harapan pasar, rapat peraturan moneter The Fed yang usai pagi hari barusan memilih untuk menjaga program pembelian obligasi pada pergerakan sekarang ini dan suku bunga masih pada tingkat 0.25 %.

Bank sentra mengaku jika beberapa indikator rutinitas ekonomi dan ketenagakerjaan sudah kuat, namun tetap bersikeras menjaga arah peraturan moneter kendur yang diikuti dengan program pembelian obligasi bertaraf masif dan suku bunga rendah.

Ketua The Fed, Jerome Powell, menolak pertaruhan sekitar prospect tapering pemotongan program pembelian obligasi -red dengan menjelaskan jika ketenagakerjaan masihlah jauh dari rekondisi yang diinginkan bank sentra.

Penilaian mengenai belum waktunya tapering dikerjakan itu menyebabkan pelemahan dolar AS. Resikonya ialah The Fed benar-benar hati-hat dan tunda ambil langkah awal ke arah normalisasi peraturan.

Suku bunga rendah di tengah-tengah pembaruan ekonomi AS dan global ialah resep untuk dolar untuk selalu menurun, ungkapkan Kepala Ekonom Internasional CBA, Joseph Capurso, ke Reuters.

Outlook ekonomi global yang lebih ceria sudah menyebabkan kenaikan import dan menggerakkan minus perdagangan Amerika Serikat capai rekor paling tinggi pada Maret 2021.

Capurso memprediksi minus neraca dagang AS ada dalam range 4 % dari GDP AS pada kuartal pertama 2021, hingga mempunyai potensi makin memberatkan USD selanjutnya dalam periode menengah.

Kalender ekonomi berisi agenda launching data GDP Amerika Serikat kuartal I/2021 di hari Jumat kedepan. Prediksi GDP berdasar program GDP Now dari Federasi Reserve Atlanta memperlihatkan GDP akan melakukan ekspansi sampai 7.9 %.

Mengisyaratkan prospect pengokohan nilai ganti dolar AS yang lumayan besar. Tetapi, reaksi pasar aktual bisa saja akan teredam oleh sikap dovish The Fed ini.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses