Sampai Senin pagi dolar Selandia Baru tetaplah diperjualbelikan di dekat level paling rendahnya pada greenback dalam nyaris 19 bulan sesudah menurun dibawah 69 sen AS untuk pertama kalinya mulai sejak Juni 2016, sesaat bank bill of exchange 90-hari menurun ke rekor paling rendah serta swap rate juga menurun, disebabkan sentimen menyusut disebabkan pelemahan harga komoditas serta bank sentral negara itu malas untuk menambah suku bunga.
sedangkan untuk dolar kiwi diperjualbelikan pada 68, 06 sen AS pada Senin pagi sesudah menurun serendah 67, 80 sen AS di sesi New York hari Jumat, dibanding dengan 69, 29 sen AS pada akhir minggu sebelumnya. Trade Weighted Index (TWI) ada pada level 72, 15, sesudah jatuh ke 71, 90 hari Jumat di sesi New York, juga di sekitaran level paling rendah dalam 19 bulan.
Akan tetapi Fonterra Cooperative Group bersiap untuk lelang GlobalDairyTrade minggu ini sesudah 3x berturut-turut harga product susu menurun sesaat Indeks CRB yang mengukur kemampuan dari 19 komoditas yang paling banyak diperjualbelikan menurun 2 % pada minggu kemarin.
Sesaat dolar kiwi yang lebih lemah membawa juga prospek kebangkitan pada inflasi tradables serta TWI jauh dibawah tingkat rata-rata 73, 5 yang diproyeksikan dari Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) untuk kuartal ke-4, perkiraan paling baru bank itu hanya dua kenaikan suku bunga yang sebelumnya bulan Desember 2020, sesaat Federal Reserve diprediksikan juga akan tingkatkan suku bunganya bulan depan.
Kodnisi dari bank bill of exchange 90-hari menurun ke rekor 1, 91 % hari Jumat sesaat swap dua tahun menurun ke level paling rendah dua minggu di 2, 14 %.
keterangan dari Con Williams, selaku ekonom urban di ANZ Bank New Zealand, menyebutkan kalau dukungan paling utama untuk NZD/USD sekitaran 0, 6820 sudah menyerah diakhir minggu yang kemarin serta secara cepat buat tempat paling rendah baru untuk tahun ini.
” Sesaat lalu mata uang itu terpental (rebound), kenyataannya adalah NZD sudah berkinerja jelek walau sentimen USD biasanya lebih lemah serta memberi tanda lemah. Dengan selera resiko pasar yang umum menyusut, juga akan buat kiwi tetaplah defensif, ” terang Williams.






