Dolar New Zealand sudah sempat naik sampai posisi paling tinggi 0.6590 pada Dolar AS session Asia, karena suport laporan ketenagakerjaan yang tambah lebih baik dibandingkan harapan awal.
Namun, tempatnya sudah ambruk kembali pada 0.6540 session New York 6/8 sebab aktor pasar menghadapi pengumuman suku bunga lebih rendah dalam rapat bank sentralnya RBNZ keesokan hari.
Tubuh Statistik New Zealand memberikan laporan jika tingkat pengangguran turun dari 4.2 % ke posisi paling rendah 11 tahun di tingkat 3.9 %.
Ketenagakerjaan melejit 0.8 % Quarter-over-Quarter dalam kuartal II/2019, menangkis harapan yang cuma dibanderol pada 0.3 %. Perkembangan upah tumbuh cukup relevan dalam periode yang sama, didongkrak oleh penambahan upah minimal domestik.
Michael Gordon dari Westpac mengaku jika laporan ketenagakerjaan ini peluang adalah berita positif buat bank sentra yang mengemban amanat untuk sampai keadaan full employment maximum dengan berkepanjangan. Tetapi, bank sentra New Zealand masih direncanakan akan memotong suku bunganya.
Gordon memberikan tambahan, Kami masih berpikir pemotongan suku bunga pasti berlangsung, dengan dikatakannya bias ke arah pelonggaran moneter lebih jauh.
Data pasar tenaga kerja yang lebih baik dari harapan cuma kurangi peluang RBNZ ikuti ketetapan pemotongan esok dengan 1x pemotongan pada bulan September, walau perubahan global mungkin saja memaksanya ambil kebijaksanaan itu.
Konsensus pasar sekarang mensinyalir RBNZ akan memotong suku bunga sebesar 25 basis point ke posisi 1.25 % pada session Sydney. NZD peluang tidak langsung jatuh sesudahnya, sebab pemotongan itu sudah diakui oleh trader. Tetapi, outlook Kiwi jelas masih lemah.
Dikarenakan harapan pasar, kami tidak pastikan reaksi NZD lebih lemah pas sesudah pengumuman suku bunga, tapi kami memprediksi tips kebijaksanaan akan memverifikasi jika outlook akan terus-terusan tidak memberi dukungan buat mata uang NZD, kata Fransesco Pesole dari ING.
Selanjutnya, dia meramalkan Dolar New Zealand akan lebih susah sembuh kembali, walau kalau perselisihan dagang AS dengan China berkurang pada kuartal IV/2019. Masalahnya keadaan mendasar negeri Kiwi relatif lebih ringkih daripada negeri jirannya.






