DXY sudah sempat kuat sampai mencatat rekor paling tinggi pada posisi 96.57 perdagangan hari Rabu 20/Maret, sebab merebaknya rumor baru berkaitan perseteruan perdagangan AS dengan China.
Akan tetapi, ketegangan pasar dalam menghadapi pengumuman FOMC pada pagi hari kelak menyebabkan DXY terkoreksi kembali serta terpukul ke posisi 96.40 mendekati pembukaan session New York.
Negosiasi perdagangan pada Amerika Serikat serta China kembali jadi sorotan investor serta trader, sesudah Bloomberg memberikan laporan jika beberapa petinggi AS cemas jika China akan menampik mentah-mentah beberapa tuntutan AS.
Laporan itu pun mengatakan jika beberapa negosiator China malas membuat prinsip selanjutnya sebab mereka belumlah mendapatkan agunan jika AS akan mencabut bea import yang dipakai atas produk-produknya sesudah persetujuan perdagangan bilateral di tandatangani.
Berita itu sudah sempat menjatuhkan nilai saham Asia serta mata uang komoditas. Akan tetapi, keadaan mulai kembali waktu masuk session Eropa.
Masalahnya pihak berkaitan sudah mengatakan jika perundingan akan diteruskan dalam minggu kedepan. Kecemasan aktor pasar tentang pengumuman FOMC pun dipandang lebih terpenting daripada isu yang belumlah jelas kepastiannya.
Volatilitas pada perdagangan forex menyusut serta laju Dolar AS mulai melamban pada mata uang-mata uang mayor, sebab bank sentra AS diprediksikan akan mengemukakan pesan dovish dalam pengumuman FOMC kesempatan ini.
Beberapa analis menjelaskan jika Dolar AS bisa saja takkan turun sangat besar saat pengumuman itu, sebab beberapa investor sudah memperhitungan seutuhnya peluang bank sentra akan hentikan kenaikan suku bunga.
Pasar kelihatannya telah terposisikan untuk mengkalkulasi hasil FOMC lunak, mengonfirmasi diteruskannya penghentian kenaikan suku bunga, tegas Derek Halpenny.
Dai kemarin, sebagian besar analis sudah mengemukakan harapan bank sentra AS Federal Reserve/Fed akan mengubah prediksi dot plot dan melaunching gagasan pemangkasan neraca.
Pergantian prediksi dot plot yang disebut adalah gabungan perkiraan beberapa peserta rapat FOMC tentang tingkat suku bunga Fed yang akan datang. Gabungan itu dilihat begitu penting oleh aktor pasar, dan jadi bahan pertimbangan penting buat siapapun yang ingin menanam saham dalam denominasi Dolar AS.






