Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental Dolar Naik, Fed Keluarkan Sinyal Pemotongan Suku Bunga

Dolar Naik, Fed Keluarkan Sinyal Pemotongan Suku Bunga

343
0

Dolar AS (USD) mengalami penurunan tipis di awal perdagangan Asia pada Senin, 18 Desember 2023 pagi ini. Peristiwa penurunan dolar AS ini terjadi setelah Federal Reserve mengeluarkan sinyal pemotongan suku bunga tahun depan dan laporan angka PMI di AS. Sementara itu, bank-bank sentral di kawasan Eropa tetap yakin terhadap kebijakan nan hawkish.

Tepatnya pukul 09.35 WIB, Indeks Dolar, yang bertugas untuk melacak greenback khususnya terhadap enam mata uang lainnya mengalami penurunan sebesar 0,03 persen di angka 102,195. Kemudian, indeks kembali melakukan pergerakan stabil pekan lalu setelah hanya mengalami kenaikan sebesar 0,02 persen hanya dalam sepekan.

Dovish Pivot dari Fed Menghambat Pergerakan Dolar

Entah itu European Central Bank ataupun Bank of England mengatakan keinginannya untuk mempertahankan kebijakan ketat sampai tahun depan dalam tujuan memerangi inflasi. Ini terjadi, karena mempertahankan suku bunga tidak berubah yang dilakukan pada hari Kamis minggu lalu.

Bahkan ECB mengatakan adanya pelonggaran kebijakan dan tidak dibahas dalam rapat dua hari. Selain itu, BOE mengatakan jika saja suku bunga akan tetap berada pada level tinggi dengan jangka waktu yang lama. Hal ini secara langsung terjadi kontras dengan pivot dari Fed terhadap pemotongan suku bunga, artinya dolar akan tetap tidak diminati saat tahun ini berakhir.

Dalam hal ini, analis di ING secara langsung memberikan penjelasan melalui catatan, “Ketika pasar tenang setelah periode rapat bank sentral yang penuh dengan kemarahan, kami menyimpulkan bahwa para pengambil kebijakan Eropa telah memilih untuk mundur lebih banyak daripada The Fed dalam hal berapa perkiraan pasar untuk penurunan suku bunga tahun 2024.”

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses