Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental Dolar Menurun, Disebabkan Volatilitas Baru

Dolar Menurun, Disebabkan Volatilitas Baru

713
0

Dalam perdagangan hari ini kondisi Dolar AS sedang menurun 07 Agustus, di dalam menguatnya sejumlah mata uang utama yang sukses memulihkan diri dari desakan Dolar.

 

Lawan Dolar seperti Dolar Australia, Euro, serta Yen, sukses menguat karena beberapa investor USD masih tetap menantikan penyebab volatilitas baru dalam pasar forex.

 

Indeks Dolar yang mengukur kemampuan Greenback pada mata uang utama, menurun 0. 17 % ke angka 95. 10. Yang sebelumnya, indeks ini sudah sempat menguat ke posisi tinggi setahun.

 

EUR/USD menguat seperempat % ke angka 1. 1583. Kedua mata uang itu kemarin sore jatuh ke posisi 1. 1530, persisnya sesudah data Pesanan Industri Jerman sesuai dengan data meleset dari harapan.

 

Selain itu, Dolar AS menurun pada Dolar Australia, walau RBA tidak lakukan pergantian kebijakan moneter bulan ini. AUD/USD menguat 0. 5 % ke posisi tinggi satu minggu di 0. 7427, beberapa saat sesudah kebijakan moneter RBA launching.

 

Di lain sisi, USD/JPY terlihat menurun ke tempat 111. 28 dari 111. 34, sedang GBP/USD menguat 0. 15 % ke 1. 2962, mengecilkan penurunan yang didapat dari komentar Menteri Perdagangan Inggris mengenai Brexit kemarin malam.

 

Pertama, pasar uang yang mengekspektasikan semakin meningkatnya suku bunga The Fed sekitar 40 basis point lagi, lewat 2x kemenguatan suku bunga di semester ke-2 2018.

 

Ke-2, akibat baik perlindungan perdagangan buat kesehatan ekonomi AS. Meskipun kontroversial, beberapa analis memprediksi jika perlindungan perdagangan yang diimplementasikan Trump baik buat ekonomi negara itu akan mempersempit defisit.

 

Akan tetapi, ke-2 hal itu masih tetap diliputi dengan beberapa gejolak tidak menentu.  Masih tetap sangat banyak ketidakpastian dalam kebijakan import.

 

Kita tidak paham persis berapa banyak implementasinya serta berapa jelek efeknya,  kata Shinichiro Kadota, paka Forex Senior di Barclays Tokyo.

 

Dalam siklus ini, pasar telah yakini apakah yang akan The Fed kerjakan di hari esok. Dolar memerlukan driver baru untuk keluarkan pasar dari model ranging sekarang ini,  kata Viraj Patel dari ING Bank London.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses