Selesai launching data ketenagakerjaan Kanada 8/11, pasangan USD/CAD melompat sampai seputar 0.5 % ke rekor paling tinggi satu bulan pada posisi 1.3236.
Tindakan jual pada Loonie makin ramai sebab jeleknya angka Employment Change serta Housing Starts.
Diluar itu, isu tentang pertentangan antara beberapa orang paling dekat Trump di Washington ikut membuyarkan ketertarikan efek pasar.
Badan Statistik Kanada memberikan laporan jika tingkat pengangguran statis pada posisi 5.5 %, sesuai dengan harapan awal.
Perkembangan upah per-jam untuk karyawan masih bertambah 4.4 % YoY, lebih baik dibanding perkiraan yang cuma 4.2 %. Tetapi, elemen laporan yang lain tampilkan profile yang lebih suram.
Employment Change yang tunjukkan penyerapan tenaga kerja baru malah tertera -1.8k pada bulan Oktober 2019.
Walau sebenarnya, data era sebelumnya sempat cetak prestasi +53.7k, serta beberapa ekonom menginginkan kenaikan +15.9k dalam periode ini.
Perincian lain ungkap juga bukti berlangsungnya pergantian jumlahnya pekerjaan penuh waktu sampai -16.1k.
Sebelum launching data ketenagakerjaan Kanada ini, laporan Housing Starts serta Building Permits lebih buruk.
Housing Starts turun dari 2221.1k jadi 202.0k pada bulan Oktober, sedang Building Permits mencatat perkembangan -6.5 % Month-over-Month pada bulan September.
Seperti data Employment Change, laporan Building Permits tunjukkan pergantian kondisi yang benar-benar mencolok dibanding era sebelumnya.
Rich Dvorak dari DailyFX menjelaskan, Menyusul data perumahan serta data ketenagakerjaan Kanada yang lesu.
Peluang jika suku bunga Bank of Canada akan dipublikasikan pada rapat bank sentra selanjutnya langsung melompat jadi 21.7 %, yang benar-benar menonjol dibanding dengan 14.8 % di hari awalnya, berdasar penghitungan swap overnight.
Selain itu, Dolar Kanada terpengaruh oleh tindakan jual mata uang-mata uang komoditas karena komentar yang dikatakan oleh Peter Navarro, Penasehat Gedung Putih.
Navarro menyanggah klaim Juru bicara Kementrian Perdagangan China mengenai gagasan penangguhan biaya import dalam kerangka persetujuan dagang fase-1.
Dia menjelaskan dalam satu interviu TV jika Washington belum berencana penangguhan biaya import atas beberapa produk China serta Presiden AS Donald Trump bisa saja akan menampik untuk lakukan kompromi seperti itu.






