Pada saat rapat terkait keputusan kebijakan yang digelar pada 18 April kemarin, Bank Sentral masih tetap menahan suku bunga di 1. 25 %. Hal tersebut masih tetap sesuai sama harapan pasar yang tidak memprediksi perubahan suku bunga.
Dolar Kanada bergerak turun terhadap Dolar AS mendekati testimoni Gubernur Bank Sentral Kanada Stephen Poloz awal hari kelak. BoC diekspektasikan menambah suku bunganya dari angka 1. 25 % sekarang ini, berkenaan dengan nyaris tercapainya sasaran inflasi Kanada.
Meski begitu, perform Dolar Kanada pada umumnya termasuk stabil. Waktu berita ini ditulis, Senin sore, USD/CAD diperjualbelikan di kisaran 1. 2787, mengalami kenaikan dari tempat 1. 2750. Walau demikian, positifnya inflasi serta tingkat pengangguran yang menjangkau angka paling rendah mulai sejak 1970-an, mendukung optimisme dari pernyataan hawkish dari Gubernur Poloz.
Akan tetapi, BoC kembali mengutamakan kata ” hati-hati ” dalam memperhitungkan mengalami kenaikan suku bunga untuk yang akan datang. ” Perekonomian dalam kondsi yang bagus.
Tetapi, semua masih tetap belum juga normal. Suku bunga masih tetap begitu rendah. Laju dari perkembangan yaitu perkara yang begitu perlu untuk kami, ” tegas Poloz dari statement selesai pertemuan BoC dibulan April .
Awal hari depan, Stephen Poloz juga akan membuat testimoni di House of Commons Standing Committee on Finance, di Ottawa. Muncul sebuah pernyataan Poloz, pasar yang menantikan panduan selanjutnya mengenai peluang Rate Hike BoC.
Dolar Kanada mengalami berbagai tekanan dan resiko dari perubahan negosiasi NAFTA. Penjelasan dari tim negosiasi dari bank Kanada, Amerika Serikat, serta Meksiko pada minggu kemarin membuat rapat terkair dengan perjanjian baru NAFTA.
Akhirnya sesaat ini masih tetap tunjukkan optimisme walau semuanya pihak mengaku kalau untuk betul-betul menjangkau jalan keluar, masih tetap diperlukan usaha keras.
Jadi info, Presiden AS Donald Trump menilainya kalau NAFTA merugikan AS karena sudah kuras banyak pekerjaan manufaktur yang ada di Amerika. Ia juga meneror juga akan keluar dari kongsi dagang itu bila ada negosiasi ulang yang tidak untungkan AS, serta mengambil kembali pekerja dan lapangan kerja dari manufaktur untuk Amerika Serikat.







