Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental Dolar Bertahan Didukung Emerging Market Woes

Dolar Bertahan Didukung Emerging Market Woes

789
0

Dalam perdagangan hari ini Dolar stabil pada mata uang utama lainya pada kamis, karena kecemasan atas ketegangan perdagangan global serta konflik baru di pasar negara yang sedang berkembang mensupport permintaan safe haven untuk greenback.

 

Sedangkan untuk Indeks dolar AS, yang mengukur kemampuan greenback terhdadap mata uang utama dunia, ada di level 95.04 pukul 03:25 AM ET 03:25 AM GMT, sesudah akhiri hari sebelumnya menurun 0,33%.

 

Dolar jatuh di hari Rabu, masih dalam konsisi tertekan rendah dar naiknya pound yang didorong oleh laporan jika baik pemerintah Inggris serta Jerman sudah meremehkan tuntutan Brexit kunci. Namun Sterling hampir tidak bergeser untuk ini hari, dengan GBP / USD di 1.2900 sesudah naik 0,45% di hari Rabu.

 

Pelaku pasar masih konsentrasi pada perselisihan perdagangan AS – Cina di dalam kecemasan jika eskalasi dapat berlangsung kurun waktu dekat.

 

Donald Trump bisa kenakan tarif penambahan import sejumlah $ 200 miliar dari China saat periode konsultasi publik selesai Kamis malam.

 

Sejumlah pelaku pasar juga membidik perubahan dalam perbincangan pada AS serta Kanada yang diperuntukkan untuk pembenahan Kesepakatan Perdagangan Bebas Amerika Utara, di dalam beberapa sinyal persetujuan yang dekat.

 

Melemahnya dolar terhadap yen, dengan USD/JPY kehilangan 0,16% sampai diperdagangan pada 111,35. Euro menurun pada mata uang AS, dengan EUR / USD mengalami penurunan 0,13% jadi 1,1616.

 

Dolar Australia, dengan luas disaksikan menjadi acuan resiko, lebih rendah, dengan AUD / USD turun 0,29% ke 0,7173, tidak jauh dari tempat paling rendah hari Selasa di 0,7143, yang disebut level terlemah semenjak Mei 2016.

 

Aussie tidak berhasil temukan support walau data tadi malam tunjukkan jika surplus perdagangan negara itu naik lebih dari perkiraan pada bulan Juli.

 

Di pasar negara berkembang, lira Turki serta peso Argentina menggerakkan tambah tinggi pada mata uang AS sesudah penurunan besar belakangan ini.

 

Dari kondisi perdagangan negara berkembang sudah terpukul oleh kecemasan jika pengetatan kebijakan AS akan mendesak beberapa negara yang sudah meminjam banyak dolar untuk beberapa waktu terkahir serta kecemasan jika ekonomi yang tergantung pada export mereka bisa terpukul karena perselisihan perdagangan.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses