Index dolar AS hari ini berada diposisi 93.70 memasuki sesi awal perdagangan awal minggu ini bersamaan dengan pemilu presiden AS yang akan berlangsung waktu dekat ini.
Memudarnya potensial launching stimulus pajak tambahan dalam kurun waktu dekat. Beberapa mata uang beresiko semakin tinggi seperti pound serta dolar New Zealand malah naik karena dinamika lokal serta informasi perkembangan sesi uji coba vaksin Pfizer.
Memasuki sesi pekan ini , CEO Pfizer memberitahukan jika hasil penelitian vaksin COVID-nya akan siap untuk disodorkan ke US FDA pada minggu ke-3 bulan November yang akan datang.
Jika terealisasi, ini bisa menjadi vaksin COVID-19 untuk pertama kali di Amerika Serikat serta mempunyai potensi membendung wabah yang sudah menjatuhkan perekonomian dunia.
Kurs dolar Australia serta dolar New Zealand kuat karena harapan itu, meskipun Pfizer menangkis pertaruhan mengenai peluang launching vaksin sebelum pemilu presien AS.
Tetapi, ketertarikan efek pasar masih tertahan oleh kegelisahan COVID-19 sesi kedua di benua Biru dan suport stimulus pajak tambahan di AS.
Dalam Perdagagan Akhir minggu, muncul permintaan untuk terwujudnya program stimulus dalam perundingan antara Gedung Putih serta DPR AS.
Tetapi keinginan gagal karena ada perlawanan oleh Senat AS yang dikuasai dari partai Republik. Walau sebenarnya stimulus ini sangat diperlukan Amerika Serikat untuk menjaga momen perbaikan ekonomi setelah wabah pandemi COVID-19.
Beberapa riset sekarang tidak lagi menginginkan program stimulus sebelum pemilu presiden AS diselenggarakan. Jika Joe Biden sukses menaklukkan Donald Trump dalam pemilihan presiden AS yang akan berlangsung bulan November.
Dengan dukungan suport dari supremasi partai Demokrat yangada di DPR serta Senat AS, paket stimulus mencapai lebih dari USD3 Triliun dapat saja akan ditetapkan.
Tetapi, pengukuhan presiden dipilih akan dilaksanakan sebelum tahun kedepan. Dalam kata lain, stimulus tercepat akan melaju pada kuartal I/2021.
Pasar akan memperhatikan perubahan prospektif apa saja dalam polling pemilihan presiden AS, meskipun umumnya diskusi paling akhir semakin sedikit imbas pada pendapat khalayak, tutur riset dari Barclays dalam satu catatan yang dari Reuters.
Efek penting untuk pasar saat ini ialah pengetatan persaingan Biden versus donald Trump dalam PILPRES, yang akan mengurangi peluang paket stimulus pajak besar dari Demokrat serta bisa tingkatkan peluang kontestasi hasil PILPRES lebih panjang.






