Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental Dolar Australia Anjlok Saat Data GDP Kuartal III/2018

Dolar Australia Anjlok Saat Data GDP Kuartal III/2018

757
0

Dalam perdagangan dolar Australia turun  0.65 % ke  0.7295 dalam perdagangan session Asia, sesudah data Gross Domestic Product kuartal III/2018 sesuai laporan lebih rendah dari harapan awal.

 

Aussie ikut mengalami penurunan 0.45 % ke posisi 1.0541 pada Dolar New Zealand, sebab data itu meniadakan peluang menguatnya suku bunga dalam waktu dekat ini.

 

Menurut tubuh statistik Australia, perkembangan GDP dalam kuartal ke-3 tahun ini cuma sampai 0.3 % quarter-over-quarter.

 

Walau tidak negatif, tapi angka itu tambah lebih lamban daripada perkembangan 0.9 % yang dihadapi pada kuartal awal mulanya, serta meleset dari harapan beberapa ekonom yang menginginkan perkembangan 0.6 %.

 

Perlambatan perkembangan kuartal III 2018 berimbas pada menurunnya laju GDP tahunan dari 3.4 % ke 2.8 % saja, lebih rendah dari perkiraan awal yang dibanderol pada 3.3 %.

 

Walau sebenarnya, bank sentra Australia Reserve Bank of Australia dalam perdagangan sebelumnya meramalkan jika perkembangan negeri akan sampai  3.5 % pada tahun 2018 serta 2019.

 

Forecast RBA saat ini keliatannya sangat optimis, tutur Tom Kennedy, ekonom senior JPMorgan, pada Reuters, Anda melihat berbelanja customer mundur sesedikit.

 

Tidak ada cukuplah dana buat customer untuk belanja sesuka mereka. Perkembangan upah rendah serta tingkat tabungan rumah tangga ikut cukuplah lemah.

 

Anda tumpukkan data itu dengan bukti jika perumahan melambat, yang berarti penambahan kesejahteraan tak kembali menggerakkan kenaikan mengkonsumsi.

 

Awal minggu ini, RBA akan memutuskan untuk menjaga suku bunga pada posisi 1.5 %, dengan fakta jika meskipun perekonomian mengalami kendala, tetapi perkembangan diekspektasikan masih konstan serta sampai posisi 3.5 %.

 

Dengan melesetnya perkiraan itu, jadi hilanglah kesempatan kenaikan suku bunga. Demikian sebaliknya, jika GDP terus-terusan mencatat angka dibawah perkiraan, jadi pasar butuh mulai mempertimbangkan peluang pemangkasan suku bunga oleh RBA.

 

Berita itu menyebabkan penurunan tajam terhadap nilai Dolar Australia, terutamanya sebab awal minggu ini sudah melejit sampai posisi paling tinggi enam bulan karena penambahan minat resiko pasar semata-mata.

 

Penambahan minat resiko yang terkait dengan konflik dagang AS dengan China itu tidak dapat jadi landasan yang cukuplah kuat buat Aussie, sebab sebenarnya, rekonsiliasi sah pada AS-China masih tetap jauh dari terwujud.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses