Dolar Australia turun hampir 0.50 % ke rata-rata 0.7126 pada Dolar AS memasuki sesi pertengahan session Eropa hari Selasa ini 22/1, sesudah IMF melaunching prediksi perkembangan ekonomi dunia yang begitu pesimis. Selain itu, Dolar AS serta Yen malah naik karena merosotnya minat resiko pasar sebab berita yang sama.
IMF World Economic Up-date yang diterbitkan barusan pagi langsung menyebabkan kegemparan sebab memprediksi perkembangan ekonomi global cuma akan sampai 3.5 % dalam tahun 2019 serta 3.6 % pada tahun 2020, lebih rendah dibanding prediksi yang sebelumnya yang launching pada Oktober 2018.
IMF pun tampilkan prediksi ekonomi yang lebih buruk buat semua lokasi ekonomi terpenting dunia, dari mulai AS, China, Eropa, sampai Asia.
Perkembangan AS diproyeksikan cuma akan sampai 2.5 % pada tahun ini, sedang China direncanakan hanya mencapai perkembangan 6.2 % pada periode yang sama.
Skenario sangat jelek diprediksikan berlangsung di benua Eropa, di mana perkembangan ekonomi diproyeksikan cuma tumbuh 0.7 % dalam tahun ini, sesudah mencatat perkembangan 3.8 % tahun kemarin.
Menurut IMF, buruknya prediksi ini sesuai dengan beberapa perubahan terbaru seperti perang dagang AS dengan China, semakin ketatnya keadaan pasar keuangan dunia, dan penambahan volatilitas pada aset-aset beresiko tinggi.
Bahkan juga, IMF mengingatkan jika perseteruan perdagangan sampai lebih buruk, jadi bisa tingkatkan intimidasi atas perkembangan ekonomi global sekaligus juga menyebabkan tindakan jual di kelompok investor.
Dolar Australia, menjadi salah satunya mata uang sangat high risk diantara mata uang mayor yang lain, terbebani oleh prediksi IMF ini walaupun tidak ada agenda launching data apa pun dari dalam negeri.
Ditambah lagi, negara mitra dagang pentingnya, China, barusan diberitakan cetak rekor pergerakan GDP tahunan terburuk memasuki tahun 2018.
Selain itu, beberapa resiko pasar yang lain belumlah tunjukkan kejelasan, termasuk juga negosiasi perdagangan Amerika Serikat serta China, gagasan Brexit baru yang akan didiskusikan oleh Theresa May dengan Uni Eropa.






