Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental Dolar AS Tertekan Kebijakan Trump

Dolar AS Tertekan Kebijakan Trump

661
0

Dalam perdagangan pasar uang Asia Pasifik sampai mendekati siang ini, pada umumnya dolar AS atau greenback masih tetap bergerak mudah serta kelihatannya berusaha melemah semakin besar saat impian Trump waktu lalu.

 

Seperti kita kenali jika di perdagangan sebelumnya, keadaan greenback alami desakan dari beberapa mata uang utama dunia yang lain, hingga hal seperti ini menyebabkan EURUSD ditutup menguat di posisi 1, 1720, GBPUSD ditutup menguat di posisi 1, 3129, AUDUSD ditutup menguat di posisi 0, 7418 serta USDJPY ditutup melemah di posisi 111, 44.

 

Serta untuk sementara di pagi hari ini, EURUSD bergerak di posisi 1, 1742, GBPUSD bergerak di posisi 1, 3143, AUDUSD di posisi 0, 7425 serta yen di posisi 110, 94.

 

Di perdagangan sebelumnya, indeks dolar AS diperjualbelikan agak lebih buruk lagi, dengan penyebab perkataan Trump yang ingin supaya suku bunga tha Fed tidak naik selalu serta menuduh Uni Eropa serta Chinaa sudah lakukan manipulasi gerakan mata uangnya supaya selalu melemah dengan menahan kenaikan suku bunganya hingga dolar AS emnguat terus-terusan.

 

Verbal intervensi Trump ini adalah pembanding dengan perkataan Jerome Powell yang mensupport penguatan greenback.

 

Dolar AS menguat sebelumnya ada simpatisan dari pengakuan ketua the Fed Jerome Powell jika perekonomian AS akan kuat serta kenaikan suku bunga the Fed memang masih tetap terbuka lebar.

 

Bagian perang dagang yang masih tetap panas membuat investor masih tetap sangsi pada hari esok ekonomi global, hingga mereka masih tetap memerlukan asset pengaman sementara diluar dolar AS seperti mencari yen.

 

Keadaan ini pasti tidak menguntungkan sementara buat dolar AS menjadi mata uang pengaman atau safe haven dengan mencari yen serta Swiss franc.

 

Akan tetapi potensi ini dapat tidak dapat digunakan pound serta euro karena investor semakin lebih mengoleksi dolar AS dibanding kedua-duanya karena imbal hasil AS lebih menjanjikan mendekati kenaikan suku bunganya.

 

Sebenarnya kondisi safe haven memang tidak dapat dihindarkan dengan pertimbangan hindari untuk sementara aset-aset berlatar belakang imbal hasil yang tidak tentu suku bunganya.

 

dimana latar belakang dolar AS masih tetap di dukung oleh gagasan kerja the Fed yang suka meningkatkan suku bunganya pada saat yang akan datang, jadi point utama simpatisan indeks dolar menguat. Tampak yield obligasi AS selalu bergerak menguat dalam beberapa waktu ini.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses