DXY menurun lagi dalam perdagangan hari ini 16/3, mundur berdasarkan rekor tertinggi dalam 2 pekan kedepan.
Saat liputan ditulis dalam pertengahan sesi perdagangan Eropa, DXY dalam perdagangan menurun 0.7 % pada kisaran 98.00.
Pasalnya, Federal Reserve menurunkan suku bunga sebanyak 100 basis poin hingga masuk ke rentang 0.00-0.25 % dan mengeluarkan stimulus moneter raksasa.
Pada sebuah pengumuman kebijakan tidak terencana dini hari tadi, Federal Reserve berkata, Wabah virus Corona telah melukai komunitas dan mengganggu kegiatan ekonomi pada banyak negara, termasuk Amerika Serikat.
Selaras menggunakan penilaian tersebut, mereka menetapkan buat me-nol-kan suku bunga dan melepas acara Quantitative Easing QE sebanyak USD700 miliar.
Suku bunga pinjaman darurat buat perbankan pun pada-bonus 125 basis poin menjadi hanya 0.25 %, dengan perpanjangan ketika pinjaman sampai 90 hari.
The Fed juga menggalang koordinasi menggunakan BoC, BoE, BoJ, ECB, dan Swiss National Bank untuk meningkatkan likuiditas di semua global melalui perjanjian swap dolar yang sudah terdapat.
Ketika konferensi pers pasca launching yang sangat mengejutkan ini, Ketua The Fed mengatakan, Kami akan mempertahankan bunga pada taraf ini sampai kami yakin perekonomian sudah menanggulangi insiden belakangan ini dan berada dalam jalur buat mencapai sasaran stabilitas harga dan ketenagakerjaan secara umum.
Terlepas menurut langkah The Fed yang sangat militan ini, pasar tetap berada di zona negatif. Dow Futures menunjukkan indikasi ketergelinciran 1000 poin memasuki pembukaan Wall Street dalam beberapa jam ke depan.
Berbagai pihak mengklaim The Fed bertindak berlebihan dan tergesa-gesa. Akibatnya, Dolar AS dijual lawan Yen Jepang. Namun, sejumlah analis mengklaim langkah The Fed telah tepat.
James Knightley dari ING Bank berpendapat, Tindakan ini saja tidak akan menyelamatkan perekonomian AS menurut resesi.
Namun akan membantu buat memi3si risiko berdasarkan ketegangan keuangan yang dapat menciptakan outlook perkembangan dan ketenagakerjaan yang jauh lebih buruk.
Hal ini juga memperlihatkan ruang untuk bernafas dengan stimulus fiskal yang diharapkan dan potensi skema pinjaman yang disediakan oleh Depkeu diwujudukan.






