Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental Dolar AS Stagnan, Donald Trump Menginformasikan Tarif Baru

Dolar AS Stagnan, Donald Trump Menginformasikan Tarif Baru

713
0

Kondisi dolar AS stagnan pada mata uang pesaingnya hari Selasa, sebab Gedung Putih menetapkan tarif baru untuk pasar yang ada di China.

 

Presiden AS Donald Trump menginformasikan di hari Senin jika AS akan mengambil keputusan tarif 10% dengan $200 miliar dalam beberapa barang Cina, yang akan naik sampai 25% di akhir tahun.

 

Trump memberikan jika “jika Cina ambil aksi pembalasan pada petani kami atau industri yang lain, kami akan segera menguber step ke-3, yang tarifnya seputar $ 267 miliar import penambahan.”

 

Kami sudah begitu jelas mengenai type pergantian yang butuh dikerjakan, serta kami sudah memberikan Cina tiap-tiap peluang untuk memperlakukan kami lebih adil,” tuturnya dalam pengakuan itu. “Tapi, selama ini, China tidak ingin merubah praktiknya.”

 

Cina menyampaikan akan membalas pada tarif baru. AS sudah perpanjang undangan ke China untuk mengulas perdagangan akhir bulan ini tapi Cina peluang akan dibatalkan.

 

Indeks dolar AS, yang mengukur kemampuan greenback pada sekeranjang enam mata uang utama, datar pada 94,09 pada 5:05 AM ET.

 

Ditempat lainnya, dolar naik pada yen safe-haven, dengan USD / JPY naik 0,06% jadi 111,95. Dalam waktu ketidakpastian, investor condong berinvestasi dalam yen Jepang, yang dipandang seperti asset yang aman saat periode penghindaran resiko.

 

Yuan Cina lebih rendah sesudah berita, jatuh ke posisi paling rendah tiga minggu. USD / CNH naik 0,08% jadi 6,8756, tidak jauh dari session paling tinggi 6,8921.

 

Selain itu euro serta sterling datar. Euro bertambah 0,03% jadi 1,1685, sesaat pound turun 0,11% jadi 1,3136. Dolar Australia tambah tinggi, dengan AUD / USD naik 0,39% ke 0,7219 sesaat NZD / USD naik 0,23% ke 0,6593.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses