Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental Dolar AS Selip Sebab Laporan Ekonomi Yang Mengkhawatirkan

Dolar AS Selip Sebab Laporan Ekonomi Yang Mengkhawatirkan

918
0

DXY tergelincir seputar 0.2 % ke posisi 97.00, sesudah dipublikasikannya data penjualan eceran Retail Sales serta inflasi produsen yang lebih jelek dari harapan. Greenback turun pada sebagian besar mata uang mayor, terutamanya pada dolar komoditas.

 

Sesuai Biro Sensus AS, penjualan eceran di negeri Paman Sam turun 1.2 % MoM dalam bulan Desember 2018, walau sebenarnya pasar menginginkan data ini akan alami kenaikan 0.1 % seperti periode sebelumnya.

 

Lebih jelek kembali, data penjualan eceran pokok Core Retail Sales jatuh 1.8 % dalam satu bulan. Retail Sales ex. Gas/Autos juga ambruk 1.4 % dalam periode yang sama, alih-alih bertumbuh 0.4 % sesuai dengan harapan pasar.

 

Dua laporan lainnya yang launching pada awal session New York ini pula kompak bearish. Klaim pengangguran mingguan Initial Jobless Claims bertambah dari 235k jadi 239k, meleset dari harapan yang dibanderol pada 225k. Producer Price Index PPI pun alami kontraksi sebesar 0.1 % pada bulan Januari.

 

Beberapa data ini mengisyaratkan permulaan yang jelek buat perekonomian Amerika Serikat dalam tahun 2019, hingga memudarkan imbas data Non-Farm Payroll yang sudah sempat menumbuhkan harapan akan peluang kenaikan suku bunga Fed tahun ini.

 

Pasangan mata uang USD/JPY turun seputar 0.2 % serta EUR/USD anjlok 0.3 % dalam sekejap. Dolar Australia serta Dolar New Zealand telah melejit terlebih dulu pada Greenback semenjak session Asia, karena berita positif berkaitan perundingan dagang AS-China.

 

Waktu berita ditulis, Dolar AS cuma dapat menjaga kelebihan vs Poundsterling yang kembali didesak oleh rumor Brexit. Meskipun begitu, tempat indeks Dolar AS DXY masih tetap dekat posisi posisi paling tinggi semenjak bulan Desember 2018.

 

Investor serta trader butuh memperhatikan jika prospek ekonomi negara asal mata uang mayor yang lain tidak cerah. Data GDP Zone Euro dilaporkan sesuai dengan harapan pada session Eropa; tapi Jerman sudah masuk dalam keadaan stagnasi, Italia terbenam dalam krisis, sedang Prancis serta Spanyol terjepit oleh krisis politik.

 

Kebijaksanaan moneter Jepang diprediksikan takkan alami pertukaran berarti sampai sekian tahun mendatang. Selain itu, dolar komoditas sekarang ini biasanya cuma didukung oleh minat resiko pasar saja.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses