Index dollar AS DXY kembali memperlihatkan taringnya dalam perdagangan ini hari 12/3, meskipun sempat pernah terpuruk karena launching data inflasi AS tempo hari.
Saat informasi dicatat di awal session New York, DXY tengah menjaga pengokohan seputar 0.5 % pada range 91.80-an.
Animo greenback kesempatan ini tergerak oleh peningkatan yield obligasi saat legitimasi undang-undang stimulan pajak AS yang berisi keuangan kontribusi wabah sebesar USD 1.9 triliun.
Dolar AS Membumbung Sesudah Biden Tanda tangan Stimulan
Tempo hari, Presiden AS Joe Biden pada akhirnya membubuhkan tanda tangannya untuk menyelesaikan undang-undang stimulan pajak.
Keuangan yang sempat pernah ramai diulas di parlemen AS sepanjang 2 bulan paling akhir itu sekarang siap untuk diteruskan ke warga terhitung check tunai sampai USD1,400 per rumah tangga sebagai ganti rugi untuk penghasilan yang raib sepanjang wabah.
Keuangan negara yang mengagumkan besar itu berpengaruh negatif untuk ketertarikan beli obligasi, hingga yield US Treasury kembali naik.
Yield obligasi US Treasury 10Y yang sempat pernah menerapi sampai range 1.52% di awal minggu ini, saat ini telah kembali meraih rekor paling tinggi satu tahun pada posisi 1.62% yang akhir kali terwujud minggu kemarin.
Pada gilirannya, peningkatan yield obligasi menggerakkan pengokohan nilai ganti USD juga. EUR/USD sekarang menurun kembali seputar 0.5 % pada range 1.1930-an, sementara USD/JPY kembali menempati rekor paling tinggi 10 bulan pada waktu 109.00.
Korelasi di antara EUR/USD dan yield obligasi AS, riil atau nominal, adalah tidak berarti dalam periode panjang dan tidak begitu khusus tahun ini, kata Kit Juckes.
Dua mata uang G10 yang paling peka pada yield obligasi Treasury ialah USD/JPY dan EUR/CHF. USD/JPY mempunyai korelasi lebih dekat sama yield AS riil dibandingkankan yield nominalnya, sedang EUR/CHF berkorelasi lebih bagus dengan yield nominal.
Tapi sejauh berjalannya tahun ini, keempatnya yield riil dan nominal, EUR/CHF dan USD/JPY pada umumnya bergerak serempak dan saya anggap tidak ada pentingnya membeda-bedakan yang mana paling terimbas -red, lebih Juckes.
Lepas dari itu, beberapa riset memprediksi dolar AS mempunyai potensi selip kembali pada waktu dekat.
Permasalahannya, AS dan China diberitakan akan kembali bertemu di meja pembicaraan dagang. Kalender forex memberikan rapat peraturan Federasi Reserve dan informasi suku bunga pada tengah minggu kedepan.






