Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental Dolar AS Menurun, Menunggu Moment Penting

Dolar AS Menurun, Menunggu Moment Penting

625
0
Kasir menghitung mata uang dolar Amerika Serikat (AS) di Bank BNI, Jakarta, Selasa (24/2). Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS hingga kini masih cenderung melemah. Kompas/Hendra A Setyawan (HAS) 24-02-2015 *** Local Caption *** Kasir menghitung mata uang dolar Amerika Serikat (AS) di Bank BNI, Jakarta, Selasa (24/2). Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS kembali tertekan dan mendekati kisaran Rp 13.000 per dolar AS. Berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia, rupiah melemah Rp 12.866 per dolar AS dibandingkan sehari sebelumnya Rp 12.813. Kompas/Hendra A Setyawan (HAS) 24-02-2015

Masuk akhir minggu, Dolar AS masih tetap belum juga beranjak dari tempat rendah tiga minggu pada mata uang-mata uang mayor. Yield obligasi US Treasury yang menurun drastis, serta spekulasi pengurangan stimulus Bank Sentral Eropa ECB jadi penyebabnya paling utama kekurangan Dolar. Perkembangan pasar obligasi dan sebagian moment mendesak minggu depan juga akan diacuhkan oleh semua trader manfaat memperhitungkan gerakan mata uang.

 

Indeks Dolar DXY menempati tempat 93. 444 setelah menurun 0. 3 persen tempo hari malam. Dalam satu pekan ini, keseluruhan penurunan indeks Dolar mencapai 0. 75 persen, dengan angka paling rendah di tempat 93. 213, yang sekaligus jadi tempat paling rendah sejak tgl 17 Mei.

 

Dolar AS jatuh serta selalu tertekan mulai sejak Euro menguat sebab meredanya perseteruan politik Italia. Kondisi semakin tidak mensupport untuk Bull Dolar sesudah ada pernyataan dari semua pembuat kepandaian ECB mengenai kuatnya dapat jadi tapering pembelian obligasi minggu depan.

 

Waktu berita ini ditulis pada hari Jumat 08 Jun mendekati siang, EUR USD tengah diperjualbelikan pada harga 1. 1797. Pair itu terlihat tidak dapat meneruskan reli dari tempat tinggi 1. 1840 yang terjadi di session perniagaan sebelumnya. Sedang USD JPY diperjualbelikan pada angka 109. 715, dari mulanya di angka 109. 765. Tempo hari malam, pair itu alami penurunan 0. 45 persen.

 

Pantau Pasar Obligasi Serta Moment Perlu

 

Berdasar pada info dari Junichi Ishikawa dari IG Securities Tokyo, penggerak terbaru pasar forex ketika ini adalah perkembangan pasar obligasi. Tindakan penghindaran resiko juga berlangsung di sejumlah pasar, laksana pasar Eropa terkait dengan spekulasi pengurangan stimulus ECB.

 

Ishikawa memberikan, pada dasarnya minggu depan pasar akan ditempatkan dengan banyak moment. Dua salah satunya adalah pertemuan perlu, yakni Pertemuan G7 serta Pertemuan AS-Korea Utara. Pertemuan Group of Seven G7 yang juga akan dilangsungkan mulai hari ini sampai nantinya di Quebec, Kanada, juga akan merundingkan problem perniagaan pada AS, Kanada, serta Prancis.

 

Sedang pertemuan AS-Korut di Singapura dikehendaki dapat membahas problem program nuklir Korea Utara. Selain itu, terdapat juga pengumuman kepandaian moneter The Fed yang disangka juga akan kembali mendongkrak suku bunga.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses