DXY naik ke range paling tinggi 93.64 dalam perdagangan hari ini, setelah aksi jual jual masif di bursa ekuitas untuk sesion New York kemarin.
Aktor pasar mengkhawatirkan lanjutan perbaikan ekonomi global sesudah penerapan kembali lockdown nasional di 2 negara penting Eropa, yaitu Jerman serta Prancis.
Kemarin malam, Presiden Prancis memberitahukan lockdown nasional untuk ke-2 kalinya tahun ini. Lockdown set 2 akan berlaku mulai Jumat esok sampai bulan akhir November.
Warga akan tidak boleh untuk tinggalkan rumah, terkecuali untuk pekerjaan di bagian tertentu dan sebab fakta kesehatan. Usaha non-esensial seperti restaurant serta bar akan ditutup, walau sekolah serta beberapa pabrik selalu bisa bekerja.
Disamping itu, Jerman akan mengaplikasikan lockdown darurat yang lebih kendur tetapi selalu meliputi penutupan usaha non-esensial seperti restaurant, gym, serta bioskop.
Peraturan yang diambil berkenaan dengan melesatnya jumlah masalah atau korban wafat karena COVID-19 di beberapa negara itu.
Investor serta trader langsung cemas menyikapi informasi ke-2 negara, apa lagi sebab bersamaan dengan beberapa detik mendekati informasi peraturan ECB.
Momen pemulihan terancam terhenti, sedang perlambatan ekonomi kemungkinan akan dimulai kembali. Pada kondisi ini, bank sentra kemungkinan berasa perlu untuk menambahkan stimulus selekasnya.
Dipertemuan peraturan kelak sore, bank sentra Eropa dicemaskan akan mengeluarkan stimulus moneter tambahan lebih awal dari yang sedianya akan dipublikasikan di bulan Desember.
Beberapa riset berbeda pandangan, tapi masih yakini ECB akan memperlihatkan sikap dovish yang lebih nyata.
Alasan untuk kelonggaran ECB yang semakin besar sudah kuat lebih jauh akhir-akhir ini, tetapi kami masih memprediksi bank sentra untuk menanti sampai Desember untuk memberitahukan kelonggaran selanjutnya, tegas riset dari Nordea Markets.
Apakah yang bisa dilaksanakan ECB ialah memiliki komitmen dengan eksplisit untuk percepat pembelian asset, atau minimal memberi signal lebih terang jika kelonggaran peluang akan dilaksanakan untuk Desember.
Cara paling akhir ini memungkinkan dibandingkan yang pertama kali, seharusnya cukup buat menghindari keresahan di pasar keuangan.






