Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental Dolar AS Masih Khawatir Tekanan Shutdown Belum Berakhir

Dolar AS Masih Khawatir Tekanan Shutdown Belum Berakhir

615
0

Dolar AS sembuh sedikit dari desakan yang datang yang sebelumnya dari sebagian mata uang paling utama di dalam laporan yang tunjukkan kalau pemerintah AS memperoleh cukup support di Senat untuk akhiri penutupan service pemerintah non esensial (government shutdown).

 

Situasi Indeks Dolar AS, yang mengukur kemampuan greenback pada perdagangan masih tertimbang enam mata uang paling utama, pada hari Selasa pagi menurun ke 90, 33.

 

Salah satu Pemimpin Minoritas Senat Chuck Schumer yang dilaporkan menyebutkan kalau perjanjian sudah dicapai untuk akhiri pada sesi penutupan pemerintah AS mendekati pengambilan suara pada suatu undang-undang hari Senin, yang mempunyai tujuan untuk perpanjang pendanaan pemerintah sampai dengan 8 Februari.

 

” Kami juga akan pilih hari ini untuk buka kembali pemerintah, ” tegas Schumer. Perjanjian itu dikerjakan di dalam jaminan dari pihak Partai Republik untuk memperhitungkan untuk bertindak tentang problem imigrasi seperti program Aksi Kuatan untuk Kehadiran Anak atau DACA (Deferred Action for Childhood Arrivals).

 

Tetapi, mata uang beda tetaplah bertahan terhadap tekanan greenback, dan menahan rebound dari tempat paling rendah karena sterling meneruskan trennya jauhlebih tinggi.

 

Sedangkan untuk hari Selasa pagi GBP/USD menguat ke $1, 4003, teratas mulai sejak Juni 2016 di dalam meningkatnya harapan kalau Bank of England (BoE) juga akan memperketat terkait kebijakan moneternya dalam tahun ini.

 

Untuk Euro masih tetap bergerak sangat tipis berada di $1, 2266 serta beberapa investor menanti pertemuan Bank Sentral Eropa (ECB) pada hari Kamis. Harapan investor untuk beralihnya tips ke depan (forward guidance) bank sentral itu ke tempat yang lebih hawkish sudah mereda dalam beberapa pekan.

 

Prediksi dari Action Economics tak ada perubahan besar pada tips itu karena presiden ECB Mario Draghi mustahil memiliki komitmen pada tanggal akhir untuk pelonggaran kuantitatif.

 

Menurunnya USD/CAD ke 0, 26% ke C$1, 2445, sesaat USD/JPY naik ke ¥110, 98 mendekati pengumuman kebijakan dari Bank of Japan (BoJ). Bahkan Yen yang harus melemah pada dolar dimuka Asia hari Selasa karena BoJ bersiap untuk membuka pandangan kebijakan terakhirnya dalam pernyataan mengenai pemulihan ekonomi yang dilihat jadi kunci untuk dinamika mata uang itu.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses