Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental Dolar AS Kesulitan Untuk Memberikan Tekanan

Dolar AS Kesulitan Untuk Memberikan Tekanan

675
0

Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik sampai mendekati siang ini, secara umum dolar AS atau greenback masih tetap bergerak mudah serta kelihatannya berusaha melemah lebih lagi sama dengan impian Trump waktu lalu.

 

Seperti kita kenali jika di perdagangan sebelumnya, keadaan greenback alami desakan dari beberapa mata uang utama dunia yang lain, hingga hal seperti ini menyebabkan EURUSD sesi penutupan melemah di posisi 1, 1685.

 

GBPUSD sesi penutupan bergerak naik di posisi 1, 3142, AUDUSD sesi penutupan bergerak naik di posisi 0, 7419 serta USDJPY sesi penutupan melemah di posisi 111, 18.

 

Serta untuk sementara di pagi hari ini, EURUSD bergerak di posisi 1, 1688, GBPUSD bergerak di posisi 1, 3149, AUDUSD di posisi 0, 7435 serta yen di posisi 111, 37.

 

Di perdagangan sebelumnya, indeks dolar AS diperdagangan kurang lebih baik lagi, dengan gagasan pertukaran kebijakan bank sentra Jepang yang tingkatkan imbal hasil AS.

 

Akan tetapi perlahan keadaan ini mulai menghilang mendekati ketetapan BoJ di 30 serta 31 Juli dimana BoJ kelihatannya akan mengubah kebijakan moneternya hingga yen sudah sempat bergerak naik sementara waktu ini.

 

Keadaan pelemahan dolar AS masih tetap ada dimana ada dampak dari impian Presiden Trump yang ingin supaya suku bunga tha Fed tidak naik selalu dan menuduh Uni Eropa serta China sudah lakukan manipulasi gerakan mata uangnya supaya selalu melemah dengan menahan kenaikan suku bunganya hingga dolar AS bergerak naik terus-terusan.

 

Verbal intervensi Trump ini adalah pemusnah keinginan penguatan indeks dolar saat perkataan Jerome Powell minggu lalu, Trump sempat juga mendesak Presiden Iran Hasan Rouhani tidak untuk sesekali membuat perlawanan dengan AS.

 

Keadaan ini pasti memunculkan gejolak geopolitik yang sebenarnya tidak berpihak ke dolar AS. Dolar AS bergerak naik di minggu lantas karena ada simpatisan dari pengakuan ketua the Fed Jerome Powell jika perekonomian AS akan kuat serta kenaikan suku bunga the Fed memang masih tetap terbuka lebar.

 

Bagian perang dagang yang belum selesai membuat investor masih tetap sangsi pada kondisi besuk ekonomi global, hingga mereka masih tetap memerlukan asset pengaman dolar AS seperti mencari yen.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses