Indeks Dolar AS roboh dari rata-rata 99.22 ke 99.08 pada awal session New York 2/10, sesudah launching data ADP Non-farm Employment Change yang dipandang menyedihkan.
Dolar AS masih kuat versi Poundsterling, tapi melemah relevan pada Euro serta Yen Jepang.
EUR/USD kuat 0.13 % ke posisi 1.0946, sedang USD/JPY menurun 0.40 % ke posisi 107.32.
Automatic Data Processing memberikan laporan jika bidang swasta non-pertanian Amerika Serikat cuma membuahkan 135,000 pekerjaan memasuki bulan September.
Angka itu meleset dari perkiraan awal yang dibanderol pada 140,000, sedang catatan periode Agustus direvisi menurun dari 195,000 jadi 157,000 pekerjaan saja.
ADP mengatakan jika ini adalah satu diantara signal begitu rekrutmen pegawai makin melambat dalam perekonomian AS.
Bidang kesehatan masih pimpin dengan mengambil 35,000 pekerja baru.
Bidang transportasi serta perdagangan masih mencatat bertambahnya karyawan dalam jumlahnya 28,000, sedang bidang layanan usaha serta profesional meningkatkan 20,000.
Bidang konstruksi serta manufaktur cetak angka paling kecil, mencerminkan keadaan usaha ke-2 bidang ini yang makin melambat.
ADP ialah instansi pengelola payroll paling besar di AS yang mengatasi pembayaran buat beberapa ribu perusahaan serta juta-an tenaga kerja.
Data tenaga kerja ADP ini seringkali dipandang seperti tanda awal buat laporan ketenagakerjaan sah AS Non-farm Payroll yang akan dikeluarkan di hari Jumat akan datang.
Laporan ADP jadi memperburuk sentimen efek di Wall Street. Terutamanya sebab laporan dikeluarkan cuma satu hari sesudah data bidang manufaktur diberitakan jatuh ke rekor paling rendah pada sebuah dekade.
Perusahaan-perusahaan sudah jadi makin berhati-hati dalam kegiatan rekrutmen mereka, kata Mark Zandi, pimpinan ekonom Moody’s Analytics, Perusahaan-perusahaan kecil dengan spesial semakin ragu-ragu.
Bila perusahaan-perusahaan ini mundur makin jauh, karena itu tingkat pengangguran akan mulai bertambah.
Aktor pasar seterusnya akan memperhatikan elemen tenaga kerja dalam laporan ISM, PMI keesokan hari, untuk mengukur kapasitas bidang ketenagakerjaan AS selanjutnya.
Data tenaga kerja non-manufaktur akan dipakai untuk memprediksi angka akhir dalam laporan Non-farm Payroll akan datang.
Jika kedua-duanya saling tunjukkan angka meleset dari harapan, karena itu Dolar AS bisa saja dirundung tindakan jual yang semakin besar.







