Beranda Analisa Forex Dolar AS Belum Lepas Dari Tekanan

Dolar AS Belum Lepas Dari Tekanan

734
0

Dolar AS berhasil menjauh dari level terendah 15 bulannya pada mata uang-mata uang mayor di session perdagangan Kamis 03/Agustus 2017 hari ini. Walau sekian, pada intinya Dolar tetap dalam desakan, hingga masih tetap sulit untuk yakini apakah The Fed dapat menambah suku bunganya sekali lagi tahun ini.

 

Indeks Dolar, yang mengukur kemampuan Dolar AS pada enam mata uang mayor yang lain, naik 0.1 % ke angka 92.940. Pada Rabu kemarin, indeks Dolar turun ke angka 92.548, serta jadi yang terlemah dari sejak bulan Mei tahun 2016.

 

Penguatan Dolar AS terbebani oleh gejolak politik yang berlangsung di Amerika Serikat. Selain itu, data-data ekonomi AS yang paling baru juga dinilai kurang memuaskan, terlebih sektor inflasi. Bidang inflasi berikut sebagai penambah ketidakpastian juga akan kenaikan tingkat suku bunga The Fed setelah itu tahun ini.

 

EUR/USD alami penurunan 0.1 % ke angka 1.1840, alami penurunan dari level tinggi dua 1/2 tahun yang terwujud kemarin di angka 1.910. Diluar itu, level teratas yang terwujud kemarin adalah level yang tertinggi dari sejak bulan Januari 2015.

 

Berbanding terbalik dengan Dolar AS yang masih tetap dihantui resiko ketidakpastian politik, Euro malah panen dukungan dari harapan yang memprediksi kalau ECB juga akan mulai menarik mundur dari kebijakan moneter longgarnya. Dari keterangan Tareck Horchani, dari Kepala Penjualan di Saxo Markets Singapura, meski Euro mungkin saja juga akan dilanda aksi keuntungan taking mendekati rilis laporan NFP AS, tetapi mata uang itu masih tetap cukup kuat.

 

” Menurut saya, secara keseluruhan EUR/USD tetap dalam mode buy on dips, serta bisa bergerak sekali lagi menuju level 1.20 per dolar AS, ” tuturnya.

 

Dolar AS diperdagangkan flat sore hari ini. USD/JPY bergerak mundur 0.1 % ke angka 110.64 di sesion perdagangan Asia pagi barusan. Level paling rendah USD/JPY dalam 6 minggu paling akhir tercapai di awal minggu ini yaitu di level  109.92.

 

Yen rupanya cuma menunjukkan sedikit reaksi pada reshuffle kabinet PM Shinzo Abe. Menteri Ekonomi maish orang yang sama, yang diganti yaitu Menteri Pertahanan Serta Urusan Luar Negeri.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses