PDB kuartal pertama dan informasi suku bunga Federasi Reserve. Kami memprediksi perkembangan ekonomi akan bertambah ke kecepatan tahunan 6% di Triwulan ke-1, naik dari 4,3% di Triwulan keempat Diagram 2.
Akselerasi ini sejumlah besar akan disebabkan karena kenaikan berbelanja customer – dari 2,3% di Q4 jadi 10% di Q1. Gelombang ke-2 infeksi Covid-19 dan limitasi berkaitan sudah meredam pengeluaran pada tahun akhir 2020, tapi stimulan pajak yang tiba dalam dua gelombang sepanjang Triwulan ke-1 sudah tingkatkan pengeluaran.
Ingatlah kembali orang Amerika yang penuhi persyaratan terima pembayaran $ 600 di bulan Januari, dan $ 1400 selanjutnya di akhir Maret.
Kami sudah menyaksikan dalam pemasaran retail dan data frekwensi tinggi jika customer tidak ragu-ragu untuk habiskan rezeki nomplok ini.
Kenaikan perkembangan ekonomi ini tingkatkan resiko Fed akan meningkatkan suku bunga bisa lebih cepat dari yang kami prediksikan pada bulan Maret.
Jadi kami akan dengarkan dengan cermat bagaimana Ketua Powell bicara mengenai prospect di hari Rabu. Ini bukanlah tatap muka dengan rangkuman prediksi ekonomi tapi pengubahan dalam pengangkutan pesan akan dirinci dengan jeli.
USD/JPY Menunggu Berita Penting Dari BOJ
Semenjak awalnya wabah, Jepang sudah memakai mode yang lain untuk lakukan lockdown dalam usaha meredam penebaran Covid-19.
Kuncian yang ketat tidak dibolehkan berdasar konstitusi Jepang, hingga pemerintahan sudah jalankan kekuasaannya untuk mengatakan kondisi genting untuk batasi gerakan dan merekomendasikan usaha dan pribadi untuk patuhi ketentuan virus.
Pendekatan alternative ini sudah memungkinkannya ekonomi sejumlah besar masih terbuka sepanjang wabah dengan cuman penutupan terbatas. Mengakibatkan, hasil ekonomi tidak separah beberapa negara maju yang lain.
USD / JPY sudah jatuh 300 point jadi 108,00 dalam dua pekan terakhir karena beda imbal hasil periode panjang AS / Jepang sudah berkurang karena imbal hasil AS turun. Arah USD / JPY terus akan ditetapkan oleh korelasi ini dengan Yen meremehkan kondisi genting Covid-19 dan launching data.
Bank of Japan BoJ umumkan hasil tatap muka peraturan moneter April di hari Selasa dan akan mengeluarkan Laporan Outlook terkini. Jepang hadapi gelombang ke-4 virus corona, memberikan ancaman kondisi genting baru yang dipublikasikan di semua negeri.
Tetapi, ekonomi sudah sembuh dengan kecepatan yang lumayan baik, dengan kontribusi export yang bertambah cepat. Tetapi sepanjang tersangkut yen, batasan hasil BoJ memiliki arti prospect perkembangan ekonomi saingan lebih bernilai dalam tentukan ketidaksamaan hasil.
Karena itu, bila Bank meningkatkan prediksi perkembangannya sekalian turunkan prediksi inflasi sama seperti yang diinginkan, reaksi pasar kemungkinan diredam.






