Index dollar AS DXY jatuh lebih dari 0.2 % ke range 92.40-an pada perdagangan sesion New York hari ini 2/9/2021, diikuti launching data peralihan tenaga kerja ADP yang melenceng jauh dari harapan pasar.
Beberapa aktor pasar manfaatkan data ADP sebagai tanda-tanda sebelumnya untuk launching data Non-farm Payroll yang akan launching pada hari Jumat kedepan.
Laporan tenaga kerja nasional ADP menunjukkan jika jumlah pegawai dalam payroll swasta cuman semakin bertambah 374k di bulan Agustus 2021.
Perkembangan itu semakin tinggi dibandingkan peningkatan 326k di bulan Juli, tapi tidak berhasil penuhi harapan kesepakatan yang dibanderol pada 613k. Dollar AS langsung selip karena aktor pasar cemas kalau-kalau data NFP kedepan akan melenceng juga.
Ini semuanya mengenai kekuatiran berkaitan variasi Delta yang mulai merambat ke ekonomi dan inilah yang saat ini memberatkan dollar.
Pasar mengoreksi mengalami penurunan perkiraan mereka untuk Non-farm Payroll pada hari Jumat susul beberapa data yang kita tonton minggu ini, hingga kita harus mengawasi, kata Joe Manimbo, riset pasar senior di Western Union Business Solution di Washington DC.
Manimbo menambah, Pasti rekondisi belum rata, tapi bila Non-farm Payroll menyebalkan, karena itu itu seakan-akan akan tutup pintu tapering dalam kurun waktu dekat dan membuat dollar cukup stres.
Dollar AS mulai terevisi dari sejak minggu kemarin karena komentar dovish Ketua The Fed. Ketua The Fed Jerome Powell menjelaskan jika tapering dapat diawali tahun ini.
Tapi bank sentra tidak ingin terburu-buru meningkatkan suku bunga. Beberapa data ekonomi Amerika Serikat yang launching belakangan ini memberinya beberapa tanda-tanda jika rekondisi negeri peluang tidak setangguh harapan.
Data sentimen customer AS tempo hari terevisi dari 125.1 jadi 113.8, walau sebenarnya kesepakatan sebelumnya cuman memprediksi pengurangan index sampai 124.0.
Data lain menunjukkan kenaikan kegiatan manufacturing sampai melewati harapan, tapi sub-indeks ketenagakerjaan jatuh ke rekor paling rendah 9 bulan.
Depresiasi USD terima sambutan hangat dari mata uang mayor yang lain. EUR/USD meraih rekor paling tinggi sebulan. AUD/USD dan NZD/USD mendaki sampai rekor paling tinggi dua minggu.






