Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental Dana Bantuan Covid-19 Ditunda, USD Tertekan

Dana Bantuan Covid-19 Ditunda, USD Tertekan

477
0

Dollar AS USD jatuh ke tingkat paling rendah semenjak lebih dari 2 tahun pada euro susul diundurnya stimulus. Beberapa aktor pasar bertaruh jika tambahan kontribusi keuangan mungkin akan dikeluarkan.

USD tertekan dekati tempat paling rendah 2 tahun pada dollar Australia dan dollar New Zealand. Pimpinan sebagian besar senat AS, Mitch McConnell, kemarin tunda perbincangan untuk tingkatkan dana kontribusi Covid-19 jadi $2,000.

USD sudah ada dalam desakan semenjak presiden Donald Trump tanda-tangani dana kontribusi Covid-19.

Sesaat nilai kontribusi itu belum juga tahu, banyak riset memprediksi USD masih terus akan bergerak di bawah desakan sampai tahun depannya, ingat presiden dipilih Joe Biden diprediksi akan memberi semakin banyak stimulus

Index dollar terlihat bergerak di range 89.79 pada pukul 09.19 WIB, tidak jauh dari tingkat paling rendah dua tahunnya.

Pasar diprediksi akan bergerak dalam kisaran tipis di tengah-tengah rendahnya likuiditas pasar sebab liburan tahun akhir.

Pasangan EURUSD menambahkan peningkatan moderat hari kemarin dan naik terus sampai paruh pertama tindakan perdagangan di hari Selasa.

Momen ini secara terbatas didukung oleh timbulnya beberapa pemasaran baru di seputar dollar AS dan menggerakkan pasangan ini ke pucuk lebih satu minggu.

Keinginan jika paket kontribusi wabah AS akan diperlebar menambahkan kepercayaan diri atas persetujuan Brexit dan makin tingkatkan keyakinan investor.

Dewan Perwakilan Rakyat AS pilih untuk tingkatkan pembayaran stimulus ke masyarakat Amerika yang penuhi persyaratan jadi $ 2.000 dari $ 600 di hari Senin dan mengirim cara barusan ke Senat untuk pengambilan suara.

Perubahan itu memacu harapan mengenai perbaikan perekonomian dan tingkatkan hasrat investor untuk asset yang dipandang beresiko.

Ini bisa dibuktikan dari sentimen perdagangan bullish yang wajar di seputar pasar ekuitas global, yang dilihat selaku factor kunci yang lemahkan keinginan untuk greenback selaku safe-haven.

Saat itu, volume perdagangan peluang tetap tipis sepanjang minggu berlibur. Disamping itu, tidak ada data ekonomi pendorong pasar khusus yang akan dikeluarkan di hari Selasa, baik dari Zone Euro atau AS.

Ini pada gilirannya, membuat pasangan tergantung pada dinamika harga USD dan sentimen resiko pasar yang lebih luas.

Meski begitu, perubahan sekitar saga virus corona dan informasi khusus stimulus AS mungkin memunculkan beberapa volatilitas. Ini selanjutnya bisa mempengaruhi pasangan dan hasilkan beberapa kesempatan perdagangan yang bermakna.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses