Beranda Analisa Forex Dampak Outlook Perundingan AS-China

Dampak Outlook Perundingan AS-China

538
0

Pasangan AUD/USD turun sampai 0.23 % ke posisi 0.6825 mendekati pembukaan session New York 13/11.

Walau tidak ada berita berefek tinggi dari Australia, tapi pair ini dipengaruhi oleh beberapa perubahan paling baru dalam pasar keuangan global.

Diantaranya ketetapan bank sentra New Zealand RBNZ tidak untuk mengubah suku bunga, dan pidato Presiden AS Donald Trump yang mengurangi optimisme pada prospek tercapainya persetujuan AS-China.

Dolar Australia Terancam Oleh Outlook Persetujuan AS-China

Sempat ada pertaruhan jika Trump akan menyentuh masalah persetujuan AS-China serta negosiasi dagang AS-Eropa dalam pidatonya tempo hari.

Tetapi, dia nyatanya makin banyak mengemukakan retorika dalam kerangka persiapan kampanye pemilu presiden akan datang.

Antara segelintir komentarnya mengenai perdagangan, Trump tidak berhasil menghidupkan ketertarikan pasar.

Trump memperjelas kembali jika dia tidak menyepakati persetujuan apa pun dengan China, terkecuali bila dia memandang persetujuan itu akan memberikan keuntungan buat AS.

Dia mengkritik kebijaksanaan biaya Eropa, tanpa ada menyentuh benar-benar tentang penangguhan aplikasi biaya import untuk beberapa produk otomotif.

AUD seharusnya terus di dukung khususnya versi JPY oleh prospek persetujuan dagang AS-China yang lebih baik.

Pasar perumahan Australia terus berjalan dalam jalan pemulihan, hingga membuat dampak kekayaan rumah tangga yang positif serta ke arah pada pemulihan dalam mengonsumsi serta perekonomian yang lebih luas ke depan.

RBA menyaratkan jika mereka peluang tidak mengubah kebijaksanaan dalam periode pendek untuk memonitor dampak kebijaksanaan awalnya ke perekonomian.

Hingga membuat kesempatan kenaikan buat AUD sebab pasar masih mempertimbangkan kesempatan cuma 20% untuk pemotongan suku bunga bulan depan, tutur Hans Redeker dari Morgan Stanley.

Tempat AUD didukung oleh ketetapan bank sentra negeri jirannya, RBNZ.

Berlawanan dengan harapan pasar, Bank sentra New Zealand barusan pagi menginformasikan akan menjaga suku bunga pada posisi 1.0 % atas fundamen outlook mendasar perekonomian yang dipandang masih cukup kuat.

Dalam pengumuman yang sama, RBNZ mengatakan siap memotong suku bunga bila dibutuhkan, tapi beberapa analis mensinyalir mereka akan ambil aksi itu pada bulan ke-2 atau ke-3 tahun 2020.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses