Beberapa mata uang negara komoditas terhitung Dolar Kanada sedang terbebani oleh sentimen pada rumor virus Corona. Sepanjang bulan Januari 2020, keseluruhan penurunan Dolar Kanada sampai 1.7 % pada Dolar AS.
Hal tersebut bertentangan dengan keadaan di tahun 2019, saat Dolar Kanada sukses kumpulkan penguatan sampai 5 % sekaligus juga jadi yang paling kuat antara mata uang penting yang lain.
Perkembangan GDP Kanada yang dikeluarkan oleh Statistics Canada pada minggu tempo hari termasuk baik. Tetapi, hal tersebut belum cukup untuk bikin nilai ganti mata uangnya kuat.
Pada bulan November 2019, GDP Kanada dalam basis bulanan tumbuh 0.1 %, melewati harapan perkembangan di posisi 0.
Hasil itu melebihi perkembangan di bulan awalnya yang -0.1 %. Kenaikan dalam bidang utilities sukses menyeimbangi penurunan ekonomi yang berlangsung karena macetnya pemberangkatan kereta jadi moda transportasi penting di Kanada.
Permasalahan itu dikarenakan oleh musim dingin berlebihan sepanjang dua bulan kemarin.
Kembalinya perkembangan ekonomi Kanada sepanjang bulan November memperlihatkan jika kegiatan diakhir tahun tidak jelek seperti yang di kuatirkan, kata Ryam Brecht, ekonom senior di Action Economist.
Laporan mengenai GDP Kanada pada minggu tempo hari seharusnya bisa menurunkan kecemasan pasar sesudah pengakuan kebijaksanaan moneter BoC minggu lantas yang condong dovish.
Namun, pasar masih lebih mencemaskan kekuatan efek karena virus Corona pada ekonomi global, hingga Dolar Kanada kalah menarik dibanding dengan Dolar AS yang mempunyai peranan jadi safe haven.
Disamping itu, jebloknya harga minyak yang disebut export penting Kanada, ikut memberatkan bullish CAD. Harga minyak turun 20 % dari pucuk yang terwujud di selama Januari 2020.






