Beranda Analisa Forex Pound Menurun Memasuki Awal Pekan

Pound Menurun Memasuki Awal Pekan

519
0

Perhatian aktor pasar terpusat pada negosiasi dagang di antara Inggris serta Uni Eropa yang akan berjalan selama saat peralihan brexit sampai akhir tahun ini.

Pidato PM Inggris Boris Johnson serta pengakuan Michel Barnier menyaratkan perundingan akan berjalan alot.

Dalam satu pidato di Greenwich, PM Johnson menjelaskan jika dia inginkan jalinan ekonomi serta perdagangan kuat dengan Uni Eropa, tapi Inggris tidak terima ketentuan Uni Eropa sesudah waktu peralihan selesai pada bulan Desember 2020.

Sikap ini memunculkan kecemasan kalau-kalau persetujuan dagang Inggris-Uni Eropa nantinya akan ada berbentuk batasan perdagangan trade barrier yang berefek negatif pada kapasitas ekonomi Inggris.

Sekarang, Inggris tengah mengusahakan satu kesepakatan perdagangan bebas ala Kanada Comprehensive Economic and Trade Agreement/CETA.

CETA di tandatangani pada Oktober 2016 di antara Kanada serta Uni Eropa, berimplikasi pada dihapuskannya 98 % biaya export/import dan dibukanya akses pasar service keuangan, transportasi, serta telekomunikasi di antara ke-2 daerah.

Inti permasalahannya, Kanada dalam persetujuan itu sepakat ikuti banyak ketentuan Uni Eropa -suatu hal yang tidak mau dikerjakan oleh Inggris saat ini.

Menurut PM Johnson, jika Inggris serta Uni Eropa tidak dapat sampai satu persetujuan perdagangan bebas seperti CETA itu, karena itu Inggris akan berusaha sampai persetujuan dagang ala Australia.

Persetujuan dagang ala Australia itu berbentuk lebih longgar, sebab negeri Kanguru pilih tidak untuk ikuti banyak standard serta peraturan Uni Eropa.

Pimpinan negosiator brexit dari tim Uni Eropa, Michel Barnier, siang tadi mengungkapkan tuntutannya untuk persetujuan dagang dengan Inggris.

Menurut Barnier, ke-2 daerah dapat sampai persetujuan perdagangan bebas mendalam seandainya Inggris sepakat ikuti beberapa ketentuan Uni Eropa, terutamanya berkaitan pajak, lingkungan, serta akses ke perairan Inggris.

Dia juga inginkan supaya Mahkamah Eropa bertindak dalam penyelesaian perselisihan, dengan Inggris berkewajiban junjung tinggi Konvensi Eropa mengenai Hak Asasi Manusia.

Draft yang bocor dari faksi Uni Eropa mengatakan jika Barnier memandang Inggris harus diperlakukan tidak sama dengan Australia serta Kanada -red.

Sebabnya ialah hubungan geografis serta sama-sama ketergantungan ekonomi Inggris dengan Uni Eropa, dan intimidasi kompetisi tidak adil dengan penetapan standard lebih rendah.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses