Pasangan mata uang USD/CAD roboh lebih dari 1 % dalam perdagangan tempo hari dan terus menurun ke range 1.2495-an di awal sesion New York ini hari 22/04/2021.
Greenback menyerah pada loonie karena bank sentra Kanada BoC umumkan pemotongan program Quantitative Easing tapering, dan memberi kode akan meningkatkan suku bunga pada tengah tahun depannya.
USDCAD Terbenam
Beberapa data ekonomi Kanada sepanjang beberapa saat akhir-akhir ini bisa dibuktikan lebih kuat diperbandingkan harapan bank sentra.
Pada kondisi ini, rasio Quantitative Easing yang sudah dilancarkan awalnya jadi tidak sesuai dengan kembali.
Sesuai dengan keadaan terbaru, BoC akan melakukan pembelian obligasi pemerintahan dengan pergerakan CAD3 Miliar /minggu saja. Angka itu mengalami penurunan dari CAD4 miliar /minggu yang sudah berjalan sepanjang 5 bulan paling akhir.
Dengan begitu, BoC akan menginjeksi stimulan moneter ke ekonomi Kanada lewat program Quantitative Easing. Namun, pergerakannya lebih lamban dan teknisnya lebih positif untuk sentimen investor pada loonie.
Perkembangan pada kuartal pertama nampaknya semakin kuat dibanding prediksi bank sentra pada Januari, karena rumah tangga dan beberapa perusahaan menyesuaikan dengan gelombang ke-2 COVID-19 dan limitasi sosial yang terkait dengannya, tutur BoC saat sebelum umumkan peraturan tapering-nya.
Aktor pasar menyongsong baik keputusan BoC dengan memperlancar tindakan jual USD pada CAD. Untuk masa April 2021, dolar Kanada jadi mata uang mayor bekerja terbaik ke-3 sesudah Krona Norwegia dan Pound Inggris.
Keunggulan CAD ini mempunyai potensi untuk selalu meredam USD/CAD pada posisi rendah multi-tahun. Namun, aktor pasar tengah mengangsung-nimbang kapan Federasi Reserve memilih untuk lakukan pengetatan peraturan moneter yang seirama.
Selanjutnya, kekuatan bearish USD/CAD dibatasi oleh pertaruhan pasar mengenai kapan peningkatan suku bunga The Fed akan diawali.
Dalam penglihatan pertama kami, informasi BoC sedikit hawkish dengan tutorial peningkatan suku bunga pada paruh ke-2 2022.
Walau kami memprediksi jika The Fed akan lebih memajukan peningkatan suku bunganya ke 2022, hingga menggagalkan imbas positif informasi BoC ini untuk loonie, kata Avery Shenfeld, kepala ekonom CIBC Capital Markets.






