Dalam perdagangan hari ini pasangan AUD/USD bergerak turun sevara drastis, hal ini diakibatkan keinginan eskalasi semakin memanasnya kemelut AS-China serta launching hasil survey kepercayaan usaha NAB yang bertambah suram jauh dari target.
Bersamaan dengan berita ini ditulis Aussie sudah mengalami penurunan hampir mencapai 0.6 % ke posisi 0.7230 terhadap pergerakan Greenback.
Kebijakan Presiden AS hari ini mengakibatkan semakin meningkatnya aksi jual saham dan mata uang komoditas, bahkan Donald Trump menginginkan untuk mengakhiri hubungan bisnis dengan China secara keseluruhan.
Tidak hanya bagi perusahaan AS juga harus ikut aturan terbarunya jika terpilih menjadi Presiden dalam PEMILU yang akan berlangsung bulan Sepetember.
Kebijkan Trump tersebut menurut pelaku pasar sebagai aksi yang kurang menguntungkan, pihak yang paling dirugikan Australia dengan New Zealand memiliki hubungan baik dengan pihak China. Ditambah lagi kondisi dari bisnis Australia saat ini sedang mengalami penurunan.
Laporan dari NAB mencatatkan jika hasil survey bulanan telah dikerjakan pada bulan Agustus yang lalu memperlihatkan situasi usaha Australia telah kembali menurun.
Sinyal usaha terkoreksi 6 point kondisi ini disebabkan keruntuhan relevan dalam subindeks dalam bidang ketenagakerjaan.
Alan Oster selaku Kepala ekonom NAB mengutarakan jika kemerosotan subindeks dalam bidang ketenagakerjaan sebagai tanda pelemahan berkepanjangan yang terjadi di pasar tenaga kerja Australia dampak pandemi.
Lockdown susulan yang terjadi di negara bagian Victoria semakin menurunkan potensial pemulihan ekonomi Australia, tapi pengurangan usaha berlangsung lintas negara bagian.
Pelemahan khususnya dilakukan oleh penurunan indeks ketenagakerjaan. Hal ini sebagai tanda perekonomian pada umumnya sudah dibuka kembali, pasar tenaga kerja bergerak turun.
Bukti jika negara bagian lain sedang mengalami penurunan, sebagai tanda pandemi terus memberikan ancaman dimanapun, tidak cuma di beberapa negara bagian yang mengaplikasikan usaha yang semakin ketat untuk membendung pandemi virus Corona.
Disamping itu, score dari kepercayaan usaha bergerak semakin lebih baik tetapi masih dalam zona negatif. Data bulan Agustus mencatatkan di posisi 8, naik 6 point semakin tinggi dari sebelumnya.
Tetapi Oster menulis terkait laju usaha saat ini masih rapuh serta pemulihan belum mampu terwujudkan untuk semua bidang industri.






