Pasangan AUD/USD masih ada dalam bayang-bayang bullish bergerak dikisaran posisi tertinggi dalam 1 minggu di angka 0,7138, bergerak naik untuk hari ke-3 secara beruntun.
Pengurangan tajam dolar AS memberikan keuntungan komoditas serta mata uang berkaitan
Sentimen pasar lebih buruk sebelum diskusi presiden di Amerika Serikat.
Hambatan pada rangsangan AS serta permasalahan virus mainkan peranan penting mereka
PMI China menjadi perhatian.
Pasangan tersebut mengawali session Asia hari Rabu mencatatan hasil positif di angka 0,7130. Pasangan aussie mengidentifikasi peningkatan penting untuk hari ke-2 secara beruntun memasuki perdagangan hari Selasa sebab dolar AS turun keseluruhannya.
Sedangkan penderitaan virus corona COVID-19 terus memberikan dukungan permintaan safe-haven, beberapa pedagang waspada pada pembelian greenback selanjutnya mendekati diskusi presiden AS pertama. Tidak kalah penting data PMI manufaktur serta swasta China menjadi acuan dari perdagangan hari ini.
Sikap kelonggaran Demokrat DPR AS pada paket pertolongan COVID-19 tidak berhasil memperoleh respon yang diterima baik oleh Gedung Putih, pada gilirannya meningkatkan kekhawatiran pasar.
Partai Republik tawarkan tagihan rangsangan sebesar $2,2 triliun dari partai oposisi, yang diketahui untuk aksi HEROES, per Fox, sebesar $1,5- $1,6 triliun.
Perkembangan COVID-19 lebih buruk di Eropa dan Inggris sedangkan di AS dalam kondisi lebih baik. Lockdown belakangan ini untuk hindari situasi genting nasional, tapi tidak ada yang menggerakkan investor untuk menunggu vaksin.
Dalam tempat lain, Anggota Parlemen Inggris belakangan ini menetapkan RUU IMB di House of Commons, dan memberikan dukungan ke House of Lords.
IMB salah satu permasalahan besar khususnya untuk UE serta sudah dinilai kurang baik bagi pimpinan blok dalam waktu dekat ini. Dengan perbincangan Brexit yang sedang berjalan, meningkatkan beban pada sentiment nada risiko
Bicara mengenai data, Kepercayaan Customer AS mengidentifikasi peningkatan bulanan paling besar dalam 17 tahun, di 101,8 bulan September dari sebelumnya 86,3 bulan Agustus.
Dengan background ini, mnejadi patokan Wall Street memperlihatkan pengurangan di bawah 0,50% sementara imbal hasil Treasury AS 10 tahun mengalami penurunan sebesar 1,2 memasuki session akhir AS.






