Dolar Australia capai pucuknya pada Dolar AS pada kwartal pertama dan meneruskan pengurangan yang lamban dan konstan dalam 3 bulan selanjutnya.
Kwartal ke-3
dapat kelihatan sama, dengan AUD/USD berusaha. Itu mungkin karena terbeban oleh gabungan Federasi Reserve yang kurang dovish dan perubahan terus-menerus di China yang memunculkan resiko untuk pelintasan mata uang.
Di AS, The Fed jadi kurang dovish. Informasi peraturan moneter Juni memperlihatkan kesepakatan untuk dua peningkatan suku bunga di akhir 2023, mungkin.
Ini kemungkinan
menunjukkan jika pengurangan neraca dapat terjadi bisa lebih cepat dari yang diperhitungkan. Saat itu, Reserve Bank of Australia memberikan laporan jika kontan rate kemungkinan tidak naik tercepat di tahun 2024.
Di hari Selasa, Reserve Bank akan umumkan keputusan terbaru dan ada pertaruhan jika dia dapat ambil langkah pertama untuk keluar uang murah juga. Tetapi itu akan sulit.
Segi bagusnya, ekonomi kuat. Misalkan, tingkat pengangguran menurun jadi 5,1% pada bulan Mei, walau program support pemerintahan usai.
Prediksi terkini
RBA memprediksi hal tersebut akan terjadi sekitaran bulan Desember. Saat itu, survey usaha masih tetap percaya diri, pasar perumahan sedang meledak, dan harga komoditas export Australia tinggi.
Reserve Bank of Australia akan umumkan keputusan peraturan terbaru yang luas diperhitungkan untuk umumkan peralihan berarti pada beberapa langkah kelonggaran kuantitatifnya.
Peralihan itu
mempunyai potensi jadi positif dan negatif untuk dolar Australia karena RBA peluang akan mengaku jika kemungkinan harus meningkatkan suku bunga sedikit cepat dari yang diharap tapi pembelian asetnya bisa jalan semakin lama dibanding kawan-kawan intinya.
Tapi dengan aussie ada di
lereng yang licin belakangan ini, taruhannya tinggi bila RBA lebih cenderung dari yang diharap ke tertentu.
Ada dua permasalahan peraturan khusus yang penting dituntaskan oleh bank sentra Australia pada tatap muka bulan Juli. Yang pertama ialah mengenai peraturan pengaturan kurva imbal hasil.
RBA sekarang ini menarget imbal hasil 3 tahun pada obligasi pemerintahan Australia AGB yang jatuh termin pada April 2024.






