Neraca The Fed, tembus US$ 5 triliun dari sisi aset buat pertama kalinya pada pekan ini. Penyebabnya, The Fed membeli obligasi, memberikan pinjaman pada bank, dan bank sentral lainnya buat meredam pandemi corona global.
Dilansir berdasarkan Reuters, Jumat 27/3, neraca The Fed semakin tinggi lebih dari 1/2 triliun dollar pada satu minggu. Rabu kemudian, aset The Fed tercatat sebanyak US$ lima,3 triliun.
The Fed membeli US$ 355 miliar US Treasury dan obligasi yang disupport hipotek pada minggu terakhir yang adalah komitmen terbuka buat menstabilkan pasar keuangan yang diguncang corona serta mengurangi impak penghentian aktivitas ekonomi.
Bank sentra ini juga memberikan lebih dari US$ 200 miliar pada bentuk kredit melalui jalur pertukaran asing ke bank sentral lain yang memungkinkan mereka memompa greenback yang sangat diharapkan ke pada yurisdiksi mereka dalam membantu peminjam asing permanen mengikuti kewajiban mereka pada dolar.
Neraca The Fed juga memperlihatkan permintaan yang relatif besar buat fasilitas likuiditas baru. Hal ini ditujukan untuk menstabilkan pasar uang dan mendukung dealer primer pada bank-bank yang bertransaksi secara langsung menggunakan bank sentral.
Bank terus berbaris untuk mengakses pinjaman langsung dari The Fed sebagai asal upaya terakhir bagi bank-bank yang lemah untuk mendapatkan uang tunai.
Hingga Rabu 25/3, pinjaman tadi mencapai US$ 50,8 miliar dari US$ 28,dua miliar pada minggu sebelumnya. Ketua Fed Jerome Powell berjanji Fed menyediakan dana secara militan buat mencegah dampak wabah corona terhadap ekonomi.






