Alat perkiraan baru ANZ sekarang ini memprediksi kalau Reserve Bank of Australia juga akan berubah lebih cepat jadi hawkish mengenai suku bunganya.
Bias Index bank itu, yang dikenalkan ke umum pada bulan lantas, sekarang ini meramalkan dalam dua kenaikan suku bunga Australia pada paruh pertama tahun 2018.
Bias Index berhasil merumuskan jenis perkiraan untuk arah untuk kedepannya pada tingkat suku bunga Australia, berdasar pada analisa komputasi pada kata-kata yang terdapat didalam pernyataan bulanan RBA.
Berdasar pada kalimat yang dipakai dalam pernyataan RBA bulan September, prospek kenaikan suku bunga yang lebih awal nampaknya sudah bertambah. ANZ juga memperhitungkan hasil Bias Index dari pengukuran beda untuk memprediksi arah suku bunga yang mereka menyebutkan RBA Reaction Function.
ANZ menerangkan, ” Jenis ini memakai ramalan RBA untuk inflasi serta pengangguran untuk memastikan perkiraan titik untuk tingkat suku bunga, berdasar pada tanggapan bank itu di masa lalu pada dua variabel itu. ”
Hasil RBA Reaction Function juga cenderung ke arah bias memberikan sedikit pengetatan dalam penyusunan suku bunga RBA untuk masa depan, walau tidak seaktif Bias Index.
Dalam memperhitungkan perbedaan diantara keduanya, beberapa analis ANZ mengidentifikasi argumen utama untuk perkiraan agresif dari Bias Index dimana indeks ini menyatukan semakin banyak referensi tentang kestabilan keuangan dalam kata-kata pada pernyataan bulanan RBA. Konsentrasi pada kestabilan keuangan juga akan berikan tanda bias naik untuk tingkat suku bunga untuk menangani perkembangan harga rumah yang terlalu berlebih.
” Dikarenakan kestabilan finansial tidak sempat dengan eksplisit mendorong perubahan pada tingkat suku bunga pada masa lalu, kami tidak bisa mengkalibrasinya kedalam RBA Reaction Function terhadap kami, ” kata ANZ.
Beberapa analis bank menilainya apakah bobot yang kurang itu mesti dihubungkan secara Bias Index dalam masalah itu, mengingat kalau RBA tidak melakukan tindakan dengan segera berdasarkan pada problem tentang kestabilan keuangan. Diluar itu, regulator sudah memakai beberapa langkah makroprudensial jadi langkah beda untuk mengatur resiko di sektor perumahan.
” Hanya satu problem dengan interpretasi itu yaitu kalau RBA sudah memperjelas kalau potensi dorongan pada hutang rumah tangga sudah memengaruhi kemauannya untuk kurangi tingkat suku bunga yang lebih jauh, ” tegaas bank itu. Asumsinya yaitu RBA mungkin saja juga menambah suku bunga untuk menjangkau tujuan yang sama.
ANZ menyebutkan kalau hasil agresif pada Bias Index edisi terakhir tidak bisa dibuang. Hal itu disebabkan kalau RBA Reaction Function lebih cenderung ke arah kebijakan moneter yang ketat, paling tidak Bias Index mesti di perhatikan. ANZ memberikan kesimpulan, ” Seperti yang sudah kami tulis dalam riset terlebih dulu, resiko kenaikan suku bunga RBA tahun 2018 terlihat meningkat. “






