
Pergerakan GBP/USD pada awal pekan kemarin (15/01) masih kembali mengalami kenaikan, bahkan setelah kenaikan pada akhir pekan lalu terjadi hingga 170 pips. Candle kemarin dibuka pada level 1.3726 dan ditutup pada level 1.3793. naik hingga 67 pips.
Kemudian pada awal sesi asia hingga sesi london, terlihat bahwa pergerakan GBP/USD seperti terbatas dan mulai mengalami penurunan. Level yang baru saja ditembus oleh GBP/USD adalah level tertinggi selama 4 bulan terakhir, sehingga sangat rawan terjadi Fakeout/ Breakout Palsu yang akan mengantarkan harga pada penurunan drastis selama beberapa pekan / bulan.
Namun, semestinya harga masih mampu untuk terus naik hingga level supply 1.3852 baru kemudian mengalami penurunan. Jika harga kembali mengalami penurunan, kemungkinan level-level berikut tidak akan dapat bertahan yaitu 1.3340, 1.3218, dan 1.3080. bahkan kemungkinan besar level dibawahnya pun masih akan terus tergilas, karena awal trend yang merupakan sebuah Fakeout akan berlangsung hingga beberapa pekan bahkan beberapa bulan.
Untuk lebih jelasnya apakah tanda-tanda skenario fakeout muncul, mari kita lihat Chart H1.

Dari gambar diatas, terlihat bahwa area supply baru sudah terbentuk di level 1.3779 s/d 1.3818. dan kemungkinan besar area ini menjadi salah satu area yang valid, dimana harga sudah terlalu tinggi untuk tetap dibeli. Jadi opsi para pelaku pasar adalah menjual pada harga tinggi tersebut. jadi, kesempatan hari ini adalah sell pada saat pullback terjadi pada level tersebut.
Jika harga kemudian retest pada area dan kemudian muncul candle reversal pada area tersebut, kita bisa entri sell dengan stop loss diatas level 1.3818 dan dengan take profit minimal pada level 1.3484. BEP bisa kita taruh pada level 1.3565 atau kita dapat lebih memaksimalkan profit jika trend turun dengan awal fakeout benar terjadi.







