
Pergerakan EUR/USD kemarin (16/01) ternyata hanya menghasilkan candle doji saja, dan hanya ditutup di dekat level 1.2262. Namun, ada yang aneh dari pergerakan hari ini, yaitu adanya Fakeout / breakout palsu yang terjadi pada saat sesi Asia Pasifik berlangsung. Hal inilah yang kemudian akan menjadi pemicu penurunan tajam dari level tertinggi 1.2321 yang baru saja diciptakan.
Jika penurunan benar-benar terjadi, beberapa level yang akan dituju adalah level demand 1.1972 s/d 1.1910, dan level demand 1.1785 s/d 1.1718. RRR yang dapat ditawarkan dari trade kali ini sangat besar, bahkan mencapai 1:7, sehingga kesempatan sell menjadi sangat atraktif hari ini.
Jadi, hari ini kita akan mencoba menganalisa Timefram lebih kecil untuk mendapatkan area supply kecil yang bisa menawarkan Risk Reward Ratio lebih besar daripada timeframe Daily. Untuk lebih jelasnya, mari kita lihat Chart H1 hari ini.

Dari gambar diatas, dapat kita ketahui bahwa skenario Fakeout yang terjadi kali ini ternyata sekaligus menjadi pattern “Head and Shoulder” yang sangat jelas. Kemungkinan “Neckline” nantinya berada pada level supply 1.2255 s/d 1.2297, sehingga jika harga kembali pada level tersebut dapat kita manfaatkan sebagai start untuk analisa kita.
Running Price saat ini adalah 1.2225 dan jarak kepada area Neckline, atau supply 1.2255 s/d 1.2297 masih terpaut 25 pips dan tentunya belum bijak jika kita tergesa-gesa entri pada level saat ini. Jadi jika harga kembali pullback pada level supply 1.2255 s/d 1.2297, maka kita bisa entri sell dengan stop loss diatas level resistance 1.2320. untuk Set BEP+ bisa kita taruh jika harga sudah turun hingga level 1.2068, sedangkan untuk take profit minimal bisa kita taruh pada level 1.1915.
Namun, jika harga kemudian terus naik dan kembali menembus level resistance terakhir 1.2320, maka kesempatan untuk entri sell menjadi lenyap dan kita harus menunggu kesempatan berikutnya.






