
EUR/USD pada sesi akhir pekan lalu (Jum’at 19/01) mengalami penurunan yang memunculkan sebuah candle reversal. dibuka pada harga 1.2234 dan ditutup pada harga 1.2219. penurunan ini menandakan bahwa reaksi dari akumulasi sell sudah sangat pesat, sehingga kesempatan untuk sell menjadi lebih besar dan memiliki probabilitas tinggi.
Apalagi mengawali sesi perdagangan hari ini (22/01) terjadi sebuah GAP UP tepat pada area supply. GAP tersebut langsung direspon baik oleh harga, dan langsung mengalami penurunan dari harga pembukaan 1.2267 hingga Running Price saat ini 1.2219. Pada sesi Asia Pasifik yang tergolong sepi saja, EUR/USD sudah mengalami penurunan lebih dari 40 pips.
Kemungkinan besar, penurunan akan terus berlanjut dan berubah menjadi Down Trend menuju level demand 1.1972 s/d 1.1910. Bahkan, mungkin saja Trend turun yang akan terjadi nantinya akan berlangsung hingga beberapa minggu atau beberapa bulan.
Meskipun secara fundamental Government Shutdown masih terus membayangi USD, namun dengan sangat yakin banyak pihak pelaku pasar raksasa mengatakan bahwa pasar akan cenderung mengabaikan event tersebut. namun, efek negatif tetap dapat muncul jika Kebijakan Peningkatan Level Utang diambil oleh pemerintah AS.
Secara teknikal, tentu saja even seperti ini, terutama di awal pekan menjadi kesempatan Sell yang maksimal. Dengan Risk yang tergolong sempit, dan kesempatan Reward yang lebih besar, maka kita juga akan tetap berpihak pada bearish hari ini.
Untuk lebih jelasnya, mari kita lihat Chart H1, untuk menentukan dimana saja area supply yang dapat kita gunakan sebagai entri point hari ini.

Dari gambar diatas, kita dapat melihat bahwa pergerakan GBP/USD hari ini terlihat sangat jelas mulai melakukan penurunan. Apalagi, Gap Up yang muncul direspon langsung oleh Seller dan harga langsung mengalami penurunan.
Entri dapat kita lakukan dari level sekarang, dengan level stop loss diatas level 1.2297 atau 1.2320, dengan take profit minimal di level 1.2068. atau jika ingin lebih atraktif lagi, entri dapat dilakukan ketika harga kembali retest ke area supply 1.2255 dengan level stop loss dan take profit sama.






