
GBP/USD pada sesi perdagangan Jum’at akhir pekan lalu (18/05) mengalami penurunan dari level pembukaan 1.3516, dan ditutup di level 1.3468. Sejak sesi asia hingga kini, GBP/USD terus mengalami penurunan, dan kemungkinan besar akan sedikit tertahan di level demand 1.3382 s/d 1.3300.
Kemungkinan besar, level demand dengan round number tersebut akan menjadi pertahanan yang kokoh, karena sudah seminggu terakhir GBP terus tergelincir hingga hampir 1,000 pips.
Sisi Fundamental
Mengawali pekan ini, Dolar (USD) mencetak level tertinggi baru karena ketegangan dan kekhawatiran akan perang dagang antara AS dan China bisa ditunda / ditangguhkan.
Indeks Dolar AS naik 0.28% ke level 93.84.
Perang perdagangan antara AS dan China masih bisa ditangguhkan lantaran keduanya ingin bekerjasama pada Perjanjian Perdagangan yang baru. Steven Mnuchin, Menteri Keuangan AS juga mengatakan bahwa kedua negara yang telah terlibat dalam perselisihan penerapan tarif baru , saat ini sedang mencoba untuk menyelesaikannya dengan kerangka hukum yang baru.
Selain itu, kenaikan Greenback juga didukung oleh “Imbal Hasil Obligasi” yang naik ke level tertinggi selama tujuh tahun terakhir. Hasilnya naik menjadi 3.076 setelah sempat naik ke level tertinggi 3.082 semalam.
Kenaikan Imbal Hasil tersebut, diiringi dengan data ekonomi yang cukup positif, dan juga meningkatnya inflasi, telah berhasil mendorong ekspektasi para pelaku pasar bahwasannya The Fed akan menaikkan suku bunga lagi, dan memperketat kebijakan moneternya.
Sebelumnya, The Fed telah menaikkan suku bunganya pada bulan Maret, dan diproyeksikan akan melakukannya dua kali lagi, dengan beberapa investor yang masih yakin bahwa kenaikan suku bunga bisa terjadi hingga tiga kali.
Ekspektasi tentang kenaikan suku bunga yang lebih tinggi cenderung memberikan efek positif, sehingga Dolar menjadi menarik kembali untuk disimpan.
Sisi Teknikal

Dari sisi teknikal, bisa diketahui bahwa level support terakhir (1.3453), sudah terbreakout dengan sempurna, dan saat ini harga sedang berada di level round number (1.3400). Jika Round number ini juga tidak bisa menahan lajunya, maka bisa dipastikan harga akan turun lebih lanjut. Namun, jika antara level 1.3400 hingga 1.3300 terdapat permintaan lebih besar kepada GBP, maka bisa saja harga naik dari level ini.





