EUR/USD pada sesi perdagangan jum’at akhir pekan lalu (18/05) kembali mengalami penurunan dari level pembukaan 1.1796 dan ditutup pada level 1.1767. Kemungkinan besar, jika leel demand yang saat ini dikunjungi harga (1.1829 s/d 1.1716) bisa dibreakout harga, maka kita akan menemukan EUR/USD jatuh terus hingga level 1.1621 s/d 1.1555, sebelum mengalami kenaikan.
Penurunan ini sepertinya akan terus berlanjut, jika tidak ada dukungan dari level demand / support yang kuat, dan sepertinya harga mulai di tolak dari level support 1.1716, meskipun tidak berarti harga akan naik dari level ini.
Sisi Fundamental
Dolar telah memulai rally pada awal pekan ini terhadap hampir keseluruhan rival mata uang utamanya, terutama untuk mata uang Asia. USD naik ke level tertinggi terbaru untuk tahun ini, karena Risk Appetite (kemampuan / keinginan untuk mengambil aseet beresiko) dihidupkan kembali pada saat resiko perang dagang antara dua ekonomi besar (China dan AS) masih bisa di negosiasikan.
Menteri Keuangan AS, Steven Mnuchin telah mengatakan pada hari Minggu (20/05) bahwa perang dagang dengan pihak Tiongkok China masih “ditahan” atau “ditunda”.
Mnuchin menambahkan bahwa pihaknya dan pihak china sedang berusaha menunda kesepakatan kenaikan tarif impor, sementara juga berusaha untuk mengeksekusi kerangka yang disepakati nantinya.
Dolar AS mengalami kenaikan setelah China dan AS menyepakati bahwasannya penerapan tarif impor yang bersifat “menghukum” masih akan ditangguhkan, dan akan dirundingkan kembali. Kedua belah pihak masih berusaha untuk terus membentuk kerangka kerja agar terjadi keseimbangan ekonomi.
Sisi Teknikal

Dari sisi fundamental bisa diketahui bahwa saat ini EUR/USD sedang berada pada sisi yang sangat kuat, dan mungkin akan terus mengalami penguatan sebelum ada sentimen buruk. Sedangkan secara teknikal, bisa diketahui bahwa saat ini EUR/USD sudah menembus level support terakhir 1.1762, dan kemungkinan besar akan terus mengalami penurunan.
Dengan terpaksa, untuk yang tidak mau mengambil resiko, kita harus “Wait and See” terlebih dahulu. Sedangkan untuk yang ingin mengambil resiko, bisa entri sell dengan stop loss diatas level 1.1819.





