
EUR/USD pada sesi perdagangan kemarin (27/06) kembali mengalami penurunan dari level pembukaan 1.1647 hingga level penutupan 1.1553, hal ini seperti yang kita proyeksikan kemarin, karena harga mengalami penurunan dan menuju level demand 1.1589 s/d 1.1508.
Kemudian, bisa kita lihat hari ini bahwa dari sesi Asia hingga saat ini, EUR/USD mulai mengalami penolakan dari level demand tersebut. Kemungkinan besar, kenaikan ini juga akan bertahan cukup lama.
Sisi Fundamental
Dolar diperdagangkan di dekat level tertinggi karena efeknya terhadap kebijakan perdagangan AS, keuntungan terbatas.
Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama, diperdagangkan 95,06setelah naik 0,65% di sesi sebelumnya.
Kekhawatiran atas ketegangan perdagangan mereda pada hari Rabu setelah berinvestasi di perusahaan AS, sebaliknya berbicara tentang menggunakan proses peninjauan keamanan yang diperkuat untuk menangani masalah ini.
Namun ketidakpastian masih ada setelah penasihat ekonomi Gedung Putih Larry Kudlow mengatakan kepada Fox Business Network pada hari Rabu bahwa rencana yang diumumkan Trump tidak menunjukkan sikap lunak terhadap China.
Dolar juga lebih tinggi terhadap yen, USD / JPY di 110,32, bertahan di bawah level tertinggi 110,48 yang dicapai pada hari Rabu.
Euro sedikit lebih tinggi terhadap dolar, dengan EUR / USD naik 0,1% menjadi 1,1563 setelah turun 0,8% sehari sebelumnya.
Pound meluncur lebih rendah, dengan GBP / USD kehilangan 0,18% hingga diperdagangkan pada 1,3091.
Perdagangan Australia dan Selandia Baru dolar sensitif tetap di bawah tekanan, dengan AUD / USD terakhir di 0,7342, tidak jauh dari rendah satu setengah tahun di 0,7322 yang dicapai pada hari Rabu.
NZD / USD turun 0,44% pada level terendah satu tahun di 0,6763.
Sisi Teknikal

Dari Chart H4 diatas menunjukkan bahwa saat ini harga sudah mulai terpental dari level demand 1.1576 s/d 1.1510. Hal ini tentu saja menunjukkan bahwa EUR/USD saat ini sedang ingin naik. Kemungkinan kenaikan akan berlanjut hingga pekan depan jika harga bisa menembus level EMA dan MA.
Sebenarnya entri yang paling tepat bisa dilakukan ketika harga masuk kembali ke area demand, namun saat ini kita juga masih bisa melakukan entri buy dengan resiko yang cukup kecil.





