Beranda Analisa Forex Analisa EURUSD 24 Mei 2018

Analisa EURUSD 24 Mei 2018

527
0

EURUSD D1 240518 Analisa EURUSD 24 Mei 2018

EUR/USD pada sesi perdagangan kemarin (23/05) kembali mengalami penurunan yang cukup drastis. Penurunan dimulai dari harga pembukaan 1.1777, dan ditutup pada harga 1.1693, hampir 100 pips penurunan yang terjadi dalam kurun waktu 1 hari saja.

Penurunan ini, kemungkinan besar akan memicu bearish lanjutan dan akan sampai ke level demand selanjutnya 1.1621 s/d 1.1555, karena saat ini support 1.1716 sudah terbreakout dengan sukses.

Sisi Fundamental

Greenback naik ke tertinggi lima bulan pada hari Kamis, hal ini disebabkan karena para investor sedang yakin bahwa sentimen positif dari FOMC mampu memberikan hasil yang positif ke USD.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekeranjang perdagangan-tertimbang dari enam mata uang utama, naik 0,42% menjadi 93,90.

Investor akan mencari risalah rapat Fed untuk setiap tanda-tanda pengetatan kebijakan moneter.

Kenaikan imbal hasil obligasi baru-baru ini, bersama dengan data ekonomi positif dan meningkatnya inflasi, telah mendorong pandangan bahwa The Fed akan memperketat kebijakan moneternya sekali lagi.

The Fed menaikkan suku bunga pada bulan Maret dan diperkirakan akan menaikkan suku dua kali lebih banyak, dengan beberapa investor memperkirakan kenaikan ketiga. Pandangan dari suku bunga yang lebih tinggi biasanya dapat mendorong USD dan memberikan minat lanjutan bagi para investor.

Sementara itu euro dan sterling terus jatuh ke posisi terendah lima bulan setelah data ekonomi mengecewakan.

Euro mendekati terendah lima bulan setelah pertumbuhan sektor swasta di zona euro jatuh ke laju paling lambat dalam 18 bulan pada bulan Mei. Laporan ini cenderung mendorong kembali ekspektasi kenaikan suku bunga oleh Bank Sentral Eropa. Euro turun, dengan EUR / USD jatuh 0,65% menjadi 1,1703.

Sisi Teknikal

EURUSD H4 240518 Analisa EURUSD 24 Mei 2018

Sedangkan untuk sesi teknikal, bisa dikatakan bahwa saat ini EUR/USD sedang mengalami konsolidasi kembali. Bisa saja harga naik menembus level MA / EMA/ Trendline, kemudian melakukan sedikit retest, dan kemudian trend naik terbentuk. Dalam kasus ini kita bisa entri buy pada saat retracement terjadi.

Sedangkan skenario berikutnya adalah harga berkonsolidasi dan langsung membentuk supply baru. Untuk skenario ini kita hanya bisa wait and see saja.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses