EUR/USD pada sesi perdagangan Jum’at akhir pekan lalu (14/06) mengalami penurunan drastis seperti yang kita proyeksikan sebelumnya. Harga mengalami penurunan setelah melakukan fakeout di level resistance 1.1323. Dibuka pada harga 1.1275 dan ditutup pada level 1.1207.
Sisi Fundamental
Dolar bertahan di dekat tertinggi dua minggu terhadap rival utamanya pada Senin menjelang pertemuan penting Federal Reserve AS yang banyak orang harapkan akan meletakkan dasar bagi penurunan suku bunga untuk mendukung ekonomi terbesar di dunia itu.
Indeks dolar versus sekeranjang enam mata uang utama sedikit berubah pada 97,479 setelah naik ke 97,583 pada hari Jumat, tertinggi sejak 3 Juni.
Ekspektasi penurunan suku bunga pada pertemuan The Fed 18-19 Juni turun dari 28,3% pada hari Kamis menjadi 21,7% setelah data ritel yang kuat, menurut alat FedWatch CME Group. Namun, taruhan untuk pelonggaran moneter pada pertemuan Juli tetap tinggi di 85%.
Perang dagang yang semakin meningkat antara Amerika Serikat dan Cina telah beriak melalui rantai pasokan global untuk investasi bisnis, hasil pabrik dan pertumbuhan dunia.
Namun, downside dolar yang didorong oleh Fed sedang dilunakkan oleh kemudahan kebijakan di negara lain.
Kekhawatiran akan berlarutnya China-AS yang berkepanjangan dapat mendorong ekonomi global ke dalam resesi telah mendorong penurunan suku bunga di banyak negara Asia, termasuk India, Filipina, Malaysia, Selandia Baru, dan Australia.
Bank Sentral Eropa juga baru-baru ini meningkatkan prospek stimulus yang lebih besar, sementara Bank of Japan diperkirakan akan memperkuat komitmennya untuk mempertahankan program stimulus besar-besaran untuk sementara waktu.
Kemudian pada hari Senin Kantor Perwakilan Dagang AS akan memulai tujuh hari kesaksian dari perusahaan-perusahaan AS tentang rencana Presiden Donald Trump untuk mendapatkan barang China senilai $ 300 miliar dengan tarif.
Euro sedikit berubah pada hari Senin di $ 1,1214 setelah melemah sekitar 0,6% pada hari Jumat, ketika jatuh ke palung delapan hari dari $ 1,1203.
Dolar Australia naik 0,2% menjadi $ 0,6884 tetapi tetap dalam jangkauan terendah lima bulan dari $ 0,6862 yang ditetapkan pada hari Jumat, ketika mata uang mundur hampir 0,7%.
Dolar Selandia Baru, yang merosot lebih dari 1% selama sesi sebelumnya, diperdagangkan mendekati level terendah tiga minggu $ 0,6488 menyentuh akhir pekan lalu.
Dolar datar di ¥ 108,60 setelah naik 0,15% pada hari Jumat.
Sisi Teknikal

Dari sisi teknikal H4, kita bisa lihat bahwa saat ini EUR/USD mengalami konsolidasi antara level 1.1223 – 1.1202, setelah mengalami penurunan drastis. Level ini akan jadi penentu apakah harga akan mengalami retracement naik, atau turun lebih lanjut.






