Dalam perdagangan hari ini Pasangan USD/CNY flat di rata-rata 6.9533 serta USD/CNH ikut sideways di seputar 6.9520 saja pada perdagangan hari Rabu 14/November, walaupun rangkaian data ekonomi China terbaru tunjukkan tanda perkembangan yang bermacam.
Namun, DXY justru naik 0.40 % sampai posisi 97.35 di dalam kembali bangunnya momen penghindaran resiko di pasar finansial global.
National Bureau of Statistics memberikan laporan jika output industri serta investasi di China bertumbuh bertambah cepat di banding harapan pada kuartal ke-3 tahun 2018.
Output industri bahkan juga melonjak dari 5.8 % jadi 5.9 % year on year. Akan tetapi, perkembangan penjualan ritel tahunan sebesar dari 9.2 % Dalam bulan September jadi 8.6 % bulan Oktober walau sebenarnya sebelumnya diprediksikan cuma akan turun ke 9.1 %.
Yuan hampir tidak bereaksi menyikapi data-data ekonomi itu, meskipun bank sentra China People’s Bank of China turunkan nilai tukar surat keterangan Yuan dari 6.9629 jadi 6.9402.
Di lain sisi, Indeks Dolar AS malah kembali naik kembali. Pasar tengah menantikan agenda pidato pimpinan bank sentral AS Federal Reserve, Jerome Powell, malam hari ini.
Pelaku pasar serta trader akan fokus pada apa dia menyatakan kembali prinsip akan meningkatkan suku bunga kembali hawkish atau malah condong menahan antisipasi pasar akan prospek Rate Hike dovish.
Bukan antisipasi itu saja yang memengaruhi keinginan atas Dolar AS. Tidak hanya keresahan masalah kestabilan perkembangan China, keadaan politik yang ada di benua Eropa kembali goyah, hingga menggerogoti minat resiko pasar serta menggerakkan perubahan pada mata uang Safe Haven seperti Dolar.
Sedangkan dalam perdagangan kamrin poundsterling sudah sempat reli sesudah satu persetujuan berkaitan permasalahan perbatasan Irlandia sebagai titik gawat dalam negosiasi Brexit diberitakan sudah terwujud serta siap di tandatangani oleh Inggris serta Uni Eropa di akhir bulan ini.
Akan tetapi, penolakan dari grup pro-Brexit pada tubuh partai Konservatif yang kuasai parlemen Inggris, kembali menimbulkan kegelisahan.
Waktu berita ditulis, pasangan EUR/USD sudah selip 0.20 % ke posisi 1.1265, sesaat pasangan GBP/USD longsor 0.61 % ke posisi 1.2892, serta pasangan USD/JPY condong tidak aktif di rata-rata 113.90-an.
Akan tetapi, mata uang komoditas ikut terhantam cuma Aussie, dengan AUD/USD alami penurunan 0.35 % ke posisi 0.7192. NZD/USD masin naik 0.20 % ke 0.6775, serta USD/CAD condong flat di sekitaran 1.3238.






